-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS "AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH, UNTUK INDONESIA EMAS 2045 "YANG PEDULI KEPENTINGAN RAKYAT DAN MENGUTAMAKAN KEBUTUHAN RAKYAT ", ****
Kerahkan 8 SSK, Pangdam XIV/Hasanuddin Tegaskan Totalitas Operasi Pencarian Pesawat ATR 42-500 di Maros
Kerahkan 8 SSK, Pangdam XIV/Hasanuddin Tegaskan Totalitas Operasi Pencarian Pesawat ATR 42-500 di Maros

Kerahkan 8 SSK, Pangdam XIV/Hasanuddin Tegaskan Totalitas Operasi Pencarian Pesawat ATR 42-500 di Maros

Foto.- Mayjen TNI Bangun Nawoko, Pangdam XIV/Hasanuddin, melakukan pemantauan langsung jalannya proses pencarian dan pertolongan (SAR) pesawat ATR 42-500., Jl. Bandara Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Pada Hari Sabtu Tanggal 17/1/2026.

MAROS SPIRITNEWS.COM.- Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko melakukan pemantauan langsung jalannya proses pencarian dan pertolongan (SAR) pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan hilang kontak di sekitar wilayah Leang-Leang Kabupaten Maros. Pemantauan tersebut dilaksanakan dari Kantor Basarnas, Jl. Bandara Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Pada Hari Sabtu Tanggal 17/1/2026.

Pesawat jenis ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak pada pukul 13.17 WITA di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, yang mengangkut 8 kru dan 3 penumpang dengan rute penerbangan Yogyakarta–Makassar.

Sejak menerima laporan insiden tersebut, Pangdam XIV/Hasanuddin segera melakukan koordinasi lintas instansi serta menyiapkan personel dan perlengkapan pendukung guna memastikan proses pencarian dan pertolongan berjalan optimal.

Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan bahwa proses pencarian dan pertolongan akan dilaksanakan secara totalitas dengan melibatkan 5 SSK dari Kodam XIV/Hsn, 3 SSK dari Divisi 3 Kostrad, 60 personel Lanud, 30 personel Korpasgat, serta Tim Basarnas.

Berbagai peralatan pendukung juga disiapkan, di antaranya Ambulans, Drone, Starlink, HT satelit, serta perlengkapan pendukung lainnya.

"Daerah ini tergolong ekstrem karena perbukitan karst yang sulit dilalui, namun kami telah menyiapkan segala sesuatunya.

Intinya, kami akan berupaya semaksimal mungkin agar pesawat segera ditemukan dan proses pertolongan serta penyelamatan dapat dilaksanakan,” pungkas Pangdam.(Rusli/Pendam XIV/Hasanuddin).

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.