-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS "AYO KITA IKUT VAKSINASI AGAR TUBUH KITA SEMAKIN KEBAL DARI SEGALA PENYAKIT, "AYO KITA SEMUA TETAP TAAT PROKES, DENGAN SELALU MEMAKAI MASKER, SELALU MENCUCI TANGAN PADA AIR YANG MENGALIR, TETAP MENJAGA JARAK DENGAN MENGHINDARI KERUMUNAN, " ****
INILAH Kodim 1426/Takalar, Terjun Langsung Dalam Percepatan Vaksinasi Anak Sekolah Di Takalar
INILAH Kodim 1426/Takalar, Terjun Langsung Dalam Percepatan Vaksinasi Anak Sekolah Di Takalar

INILAH Kodim 1426/Takalar, Terjun Langsung Dalam Percepatan Vaksinasi Anak Sekolah Di Takalar

Foto.- Prajurit Kodim 1426/Takalar, saat melakukan pemantauan
langsung dalam percepatan Vaksinasi anak sekolah diwilayah Kabupaten Takalar.

TAKALAR SPIRITNEWS.- Komando Distrik Militer (Kodim) 1426/Takalar kembali melaksanakan serbuan vaksinasi Covid-19 bagi murid Sekolah Dasar (SD) umur 6 s.d 12 tahun di SD Inpres Tamasongo Kelurahan Maradekaya Kecamatan Pattalassang Kabupaten Takalar, Pada Hari Kamis (17/03).

Pelaksanaan Vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua untuk anak usia 6 s.d 12 tahun, dilakukan guna sebagai upaya percepatan vaksinasi dalam upaya membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity untuk melindungi kita semua dari penyebaran Virus Covid-19.

Komandan Kodim 1426/Takalar, Letkol Czi Catur Witanto, S.I.P, M.Si.,M.Tr (Han), mengatakan program vaksinasi yang sudah berjalan saat ini kami yakini akan memberikan dampak positif terhadap pemulihan di sektor pendidikan dengan terbentuknya kekebalan komunitas, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemulihan kesehatan dengan program vaksinasi ini, jelasnya.

Lebih lanjut Dandim mengatakan kegiatan vaksinasi ini juga merupakan bentuk respons Kodim 1426/Takalar terhadap kondisi yang saat ini dihadapi, itu sangat dibutuhkan kebersamaan saling bahu-membahu menyukseskan program vaksinasi nasional ini, tentunya untuk menekan angka penyebaran Covid-19, ungkap Dandim.

Menurut Dandim, pemberian vaksinasi kepada anak usia 6 s.d 12 tahun, mempunyai keunikan tersendiri, tidak serta merta anak-anak langsung disuntik, pasalnya banyak siswa yang menangis ketakutan, saat disuntik vaksin. Tak hanya menangis, bocah ini juga sempat menolak saat akan disuntik oleh vaksinator, sehingga dibantu oleh orang tua siswa membuat petugas vaksinator menjadi sosok yang halus dan lembut untuk merayu anak-anak agar mau divaksin, bahkan memaksa para tim vaksinator harus menyanyi dan mendongeng untuk menghilangkan rasa takut siswa, tambah Dandim.

Olehnya itu, Dandim berharap dengan adanya kerja sama dan dukungan dari orang tua dalam mensukseskan vaksinasi anak ini, dapat mempercepat vaksinasi demi untuk menjaga dan menyelamatkan generasi penerus bangsa, tutup Dandim.(*/Humas Kodim 1426/Takalar).

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.