-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS "AYO KITA MEMILIH PEMIMPIN YANG PEDULI KEPENTINGAN RAKYAT DAN YANG MENGUTAMAKAN KEBUTUHAN RAKYAT , " ****
Warga Pulau Minta Bupati Pangkep,Copot Camat Kalmas dan Tanngaya
Warga Pulau Minta Bupati Pangkep,Copot Camat Kalmas dan Tanngaya

Warga Pulau Minta Bupati Pangkep,Copot Camat Kalmas dan Tanngaya



 Foto,Bupati dan Wakil Bupati Pangkep,

SpiritNews.- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Pemerhati Kepulauan ( KMPK) yang terdiri dari gabungan Mahasiswa Liukang Kalmas dan Liukang Tangaya,melakukan Aksi mosi tidak percaya terhaadap dua orang camat yang bertugas di dua kepulauan terluar kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

Sementara dalam Aksi Mosi mereka meminta kepada bupati pangkep untuk segera mencopot kedua camat tersebut karena selama menjabat disana kedua camat ini dinilai kurang melaksanakan tugasnya dikepualauan,Pada Hari Kamis lalu.

Selain itu,aksi demo yang diikuti ratusan Mahasiswa dari Kepulauan tersebut, sempat memacetkn jalan sultan hasanuddin Pangkajene,kemudian dilanjutkan kekantor DPRD kabupaten Pangkep.

Lanjut dalam aksinya yang disampaikan oleh demostran mahasiswa menyoroti kinerja dua kepala Kecamatan dalam Melakukan Musrembang yang dinilai melanggar mekanisme Musrembang yang diamanahkan oleh Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang system perencanaan Pembangunan nasional dan Peraturan menteri Dalam Negeri nomor 54 tahun 2010.

Hal ini disampaiakan koordinator Aksi muhammad Ramli ketua Himpunan Mahasiswa tangaya Himalaya, warga liukang tangaya yang merasa kecewa akibat kelakuan camatnya yang selalu melaksanakan kegiatan Musremban di sebuah hotel atau warung makan kota Makassar.

Dikatakan mereka bahwa selama ini,Musrembang yang dilakukan oleh pemerintah di dua kecamatan ini,sudah sangat menciderai nilai demokrasi dimana setiap Musrembang diadakan di Makassar dengan Fasilitas Hotel,dan tidak menampung aspirasi serta inspirasi masyarakat pulau” ungkap ramli dengan nada kecewa.

Sementara menurut Ramli kegiatan Musrembang seharusnya dilakukan di daerah kecamatan setempat,sehinggga seluruh warga dapat menyaksikan hasil musrembang tersebut,apa sudah sesuai dengan keinginan masyarakat pulau atau hanya sekedar karangan dari pihak kecamatan saja yang hanya melibatkan segelintir masyarakat pulau saja.

Lebih lanjut diungkapkan bahwa yang paling lucunya yang hadir justru masyarakat yang sebagian besar tidak memahami tentang apa yang akan dibicarakan, katakana bahwa yang seharusnya musrembang tersebut,harus dilakukan di Ibu Kota Kecamatan.

Dan tidak melalui tahapan mekanisme dan seharusnya bapak-bapak yang terhormat ini menyadari bahwa sebelum sampai ke tahap Musyawarah tingkat Kecamatan harus musrembang dusun dulu,desa dan Musrembang kelurahan.jelaas ramli .

Ramli juga menyebutkan kalau pihak kecamatan telah menyiapkan draft rancangan kegiatan pembangunan di pulau padahal hal ini tidak pernah dibicarakan sebelumnya ditingkat desa dan kelurahan sehingga semua hasil musrembang tersebut adalah karangan dari pihak kecamatan bukan dari hasil aspirasi dan inspirasi masyarakat pulau

Sementara itu,yang paling menggelikan saat Musrembang para peserta sudah dibagikan Draf tentang hasil rapat tersebut,tanpa melalui mekanisme yang seharusnya,kami menduga pihak kecamatan hanya membuat karangan tentang hasil musrembangnya,karena itu tidak melalui mekanisme yang ada,ungkap ramli.

Lanjut ramli “Kami melihat kualitas kepemimpinan mereka tidak memberikan nilai positif terhadap perkembngan dan kemajuan Ke Pulaluan, seharusnya seorang pemimpin sperti mereka punya visi dan strategi untuk menyelesaikan permasahan yang sudah sangat kritis di wilayah kami, sehingga kedua camat ini sangat tidak layak memimpin di pulau kami. Tegas ramli

Sambung Ramli menyampaikan bahwa dengan dasar  itu,kelakuan camat yang dianggap tidak professional dan tidak dapat menciptakan kemajuan daerah kepulauan,pada kesempatan tersebut para pendemostran meminta bupati pangkep yang baru saja dilantik 9 maret 2016 lalu,supaya kedua camat tersebut, diganti secepatnya dan menunjuk camat yang betul-betul mau bekerja di pulau bukan camat yang malas datang melihat masyarakatnya di kepulauan.

Sementara menurut Anggota Dewan Kabupaten Pangkep (Budiman) diwilayah kepulauan yang menerima pendemo dikantor DPRD Pangkep,berjanji akan meneruskan aspirasi masyarakat kepulauan tersebut,kepada Bupati Pangkep dalam waktu dekat,Akan meminta bupati untuk mempertimbankan dengan serius tuntutan masyarakat di dua kecamatan kepulauan terluar pangkep,katanya.(Ss-Ar).

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.