-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS MASKERKU MENYELAMATKANKU DARI PENULARAN VIRUS COVID-19 "AYO KITA SEMUA SELALU CUCI TANGAN PADA AIR YANG MENGALIR, TETAP JAGA JARAK, HINDARI KERUMUNAN, SELALU MEMAKAI MASKER" ****
Pangdam Hasanuddin Ziarah Makam Raja Setelah Terima Gelar Kehormatan Adat Kerajaan Mekongga
Pangdam Hasanuddin Ziarah Makam Raja Setelah Terima Gelar Kehormatan Adat Kerajaan Mekongga

Pangdam Hasanuddin Ziarah Makam Raja Setelah Terima Gelar Kehormatan Adat Kerajaan Mekongga

Foto. Pangdam Hasanuddin Ziarah Makam Raja Setelah Terima Gelar Kehormatan Adat Kerajaan Mekongga.

SPIRITNEWS KOLAKA.– Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, S.E., menerima gelar adat “Anakia Pobendeno Wonua Mekongga” dari Raja Mekongga bertempat di lokasi Kerajaan Mekongga, Desa Tikonu Kec. Wondulako Kab. Kolaka, Kamis (28/01).

Penganugerahan diawali dengan prosesi sesuguhan adat dan dilanjutkan pemasangan baju kebesaran adat/pin serta penyerahan piagam penghargaan dengan nama gelar Anakia Pobendeno Wonua Mekongga yang memiliki arti Bangsawan Pelindung Masyarakat Mekongga.

Pangdam dalam sambutannya menyampaikan, “Suatu kebahagiaan tersendiri bagi saya, karena pada kesempatan ini dapat berada di tengah-tengah masyarakat Kolaka, terlebih lagi di kerajaan Mekongga. Saya sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi bagian dari Kerajaan Mekongga”.

Lebih lanjut dikatakan bahwa Kerajaan Mekongga adalah kerajaan di Bumi Mekongga yang telah diriwayatkan dalam mitologi burung Kongga atas keberanian dan keperkasaan masyarakat dalam memerangi serbuan burung raksasa Kongga pada masa Pemerintahan Larumbalangi.

“Kerajaan yang didirikan oleh kerabat dari Sawerigading dalam perjalananya ke arah timur, untuk kemudian menetap dan bermukim di Kolumba (Ulu Balandete) yang sebelumnya telah dialami oleh masyarakat yang menyebut dirinya “orang Tolaki” yang berarti orang-orang pemberani”, sambung Mayjen Andi.

“Tuhan telah menggariskan bahwa manusia hidup bersuku-suku dan berbangsa-bangsa. Penganugerahan gelar yang diberikan kepada saya merupakan kebanggaan bagi saya secara pribadi karena dapat menjadi bagian dari salah satu suku bangsa Nusantara yang berada di Bumi Mekongga. Kerajaan-Kerajaan Nusantara di Indonesia adalah kekayaan budaya bangsa Indonesia yang harus dilestarikan”, tambahnya.

“Untuk itu, saya menggucapkan terima kasih kepada Raja Mekongga, para perangkat adat kerajaan serta masyarakat kerajaan di Bumi Mekongga atas kepercayaan yang diberikan. Semoga melalui penganugerahan gelar kehormatan adat Kerajaan Mekongga ini saya dapat memenuhi harapan-harapan dari keluarga besar Kerajaan Mekongga, tutup mantan Danrem 143/HO.

Di tempat yang sama Ketua Adat Kerajaan Mekongga Drs. H. Haerun Dachlan, M.Si., mengatakan bahwa Penganugerahan gelar adat kepada Pangdam Hasanuddin berdasarkan hasil musyawarah majelis adat dan dewan adat Mekongga.

“Kerajaan Mekongga sudah ada sejak abad ke-12 dalam perjalananya saat ini sudah raja ke-19. Baru saja kita saksikan prosesi penganugerahan gelar adat Mekongga kepada Pangdam Hasanuddin yakni gelar Anakia Pobendeno Wonua adapun penganugerahan tersebut berdasarkan hasil musyawarah majelis adat dan dewan adat Mekongga”, ungkapnya.

Setelah menerima gelar adat, Raja Mekongga bersama dengan Mayjen Andi berziarah ke makan Raja Mekongga ke-8, yaitu Raja Sangia Ni Bandera yang berada di kawasan lokasi Kerajaan.(*/Pendam XIV/HSN)

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.