-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS "AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH, UNTUK INDONESIA EMAS 2045 "YANG PEDULI KEPENTINGAN RAKYAT DAN MENGUTAMAKAN KEBUTUHAN RAKYAT ", ****
Zainal Paliwang dan Khofifah Hadir Bersama, Puncak Harlah ke-80 Muslimat NU Kaltara Berlangsung Khidmat
Zainal Paliwang dan Khofifah Hadir Bersama, Puncak Harlah ke-80 Muslimat NU Kaltara Berlangsung Khidmat

Zainal Paliwang dan Khofifah Hadir Bersama, Puncak Harlah ke-80 Muslimat NU Kaltara Berlangsung Khidmat

Foto.- Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum, didampingi Gubernur Jawa Timur yang juga menjabat Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Dr. (H.C) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., di warnai dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Convention Hall Gedung Badan Penghubung, Tarakan, Pada Hari Selasa Tanggal 8/9/2026.

TARAKAN, SPIRITNEWS.COM.- Nuansa kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat penguatan peran perempuan mewarnai perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Tingkat Provinsi Kalimantan Utara.

Menurut Panitia kegiatan ini kita mengusung tema: “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, dan Meneduhkan Peradaban”, perhelatan ini digelar di Convention Hall Gedung Badan Penghubung, Tarakan, Pada Hari Selasa Tanggal 8/9/2026.

Acara istimewa ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum, didampingi Gubernur Jawa Timur yang juga menjabat Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Dr. (H.C) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. Kehadiran figur-figur kunci ini menjadi simbol penguat kemitraan antara jajaran pemerintah dan organisasi kewanitaan dalam menciptakan tatanan masyarakat yang berdaya, mandiri, dan berakhlak.

Sederet pejabat daerah turut menyaksikan momen tersebut, di antaranya Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud, Dirpolairud Polda Kaltara Kombes Pol. Tidar Wulung Dahono, SH, S.I.K, MH (mewakili Kapolda Kaltara), serta Dandim 0907/Tarakan Letkol Inf Danan Wisnubrata, S.Sos, M.Han (mewakili Danrem 092/Maharajalila).

Di jajaran undangan lain, tampak para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kaltara maupun Jawa Timur, Ketua PW Muslimat NU Kaltara Hj. Sumiati Imransyah, SE, M.A.P, Sekretaris PW Muslimat NU Kaltara Hj. Srimunarti Sumaga, S.Pd.I, hingga para pimpinan cabang Muslimat NU dari seluruh penjuru Kaltara.

Kemeriahan acara kian terasa dengan hadirnya Ketua Dharma Wanita Persatuan Kaltara, pimpinan berbagai eksponen organisasi perempuan, tokoh lintas keagamaan, perwakilan pemuda, dan elemen masyarakat luas yang berbaur harmonis sepanjang agenda.

Dalam sambutannya, Ketua PW Muslimat NU Kaltara, Hj. Sumiati Imransyah, melayangkan rasa terima kasih mendalam atas kedatangan Khofifah Indar Parawansa dan pengurus pusat lainnya.

Kehadiran pucuk pimpinan tersebut dinilai menyuntikkan suntikan dorongan moril yang amat berharga bagi pengurus daerah.

“Kedatangan Ibu Khofifah merupakan sebuah kehormatan sekaligus suntikan semangat baru bagi segenap jajaran Muslimat NU di bumi Kaltara,” ungkap Sumiati.

Ia menguraikan bahwa momentum ini mengusung dua esensi utama, yakni meneladani kelahiran Nabi Agung Muhammad SAW serta merayakan kiprah panjang Muslimat NU yang kini genap berusia delapan dekade.

Serangkaian agenda keagamaan dan aksi sosial juga telah dirampungkan guna menyemarakkan peringatan ini.

Sumiati turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS Pusat yang mempercayayakan penyaluran bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM dari kalangan mustahik melalui Muslimat NU Kaltara.

Program pemberdayaan ekonomi masyarakat ini telah bergulir produktif selama kurun 10 bulan terakhir.

Ungkapan terima kasih juga dialamatkan kepada Pemerintah Provinsi Kaltara atas sokongan konsisten terhadap gerakan-gerakan Muslimat NU.

Sinergi yang kokoh antara birokrasi dan organisasi perempuan dianggap krusial demi meluaskan dampak pembangunan, khususnya dalam penguatan ekonomi domestik.

Pada kesempatan sama, Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang mengucapkan selamat ulang tahun ke-80 kepada jajaran Muslimat NU.

Ia melontarkan puji-pujian atas keteguhan organisasi dalam membina umat dan memberikan sumbangsih nyata bagi kemajuan daerah serta nasional.

“Memasuki usia 80 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Ini membuktikan keteguhan cita-cita dan pengabdian tulus Muslimat NU dalam merawat umat, membentengi ketahanan keluarga, serta menyokong pembangunan nasional dari lini paling dasar,” tutur Zainal Paliwang.

Ia menimpali, Muslimat NU telah menancapkan rekam jejak strategis. Tak cuma berfokus pada kegiatan syiar Islam, organisasi ini terbukti aktif dalam ranah sosial, perbaikan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga peningkatan taraf ekonomi keluarga.

Melihat kontribusi masif tersebut, Pemprov Kaltara menegaskan komitmennya untuk memupuk kemitraan dengan Muslimat NU serta ormas lain demi mencetak sumber daya manusia berdaya saing tinggi di Bumi Benuanta.

“Sinergi yang solid antara jajaran pemerintah, ormas keagamaan, dan elemen warga adalah fondasi utama dalam merealisasikan pembangunan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Di sisi lain, Khofifah Indar Parawansa menekankan bahwa peringatan Harlah ke-80 merupakan momentum krusial untuk mengukuhkan posisi Muslimat NU sebagai kekuatan penggerak di tengah masyarakat, bangsa, hingga kancah internasional.

Pengalaman delapan dekade menjadi pijakan kuat untuk memperluas jangkauan kebaikan.

Menurut Khofifah, tema “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, dan Meneduhkan Peradaban” menjadi pengingat untuk terus memelihara kearifan lokal sekaligus memacu kaum perempuan agar kian mandiri dan siap merespons tantangan zaman.

Selain itu, perayaan Maulid Nabi dan Harlah ke-80 ini diselimuti pesan mendalam tentang perdamaian, kepedulian sosial, dan nilai kemanusiaan.

Akhlak mulia Rasulullah SAW diharapkan terus menuntun masyarakat dalam membina kehidupan sosial yang rukun dan saling menghormati.

Pertemuan Gubernur Zainal Arifin Paliwang dan Khofifah Indar Parawansa bersama segenap jajaran serta tokoh masyarakat mencerminkan padunya semangat kebersamaan dalam menempatkan perempuan sebagai pilar utama pembangunan.

Dari tanah Kalimantan Utara, peringatan ini diharapkan memantik energi baru untuk mempercepat pemberdayaan gender, memantapkan ketahanan ekonomi keluarga, menjaga solidaritas sosial, serta mencetak generasi masa depan yang unggul dan berkarakter.

Perjalanan panjang 80 tahun Muslimat NU pada akhirnya tak sekadar membekas sebagai rekam jejak sejarah, melainkan pesan kuat bahwa tradisi yang dijaga, kemandirian yang dipupuk, dan aksi nyata yang dikerjakan bersama sanggup meneduhkan peradaban demi meretas masa depan bangsa yang lebih gemilang. (*Rz).

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.