-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS "AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH, UNTUK INDONESIA EMAS 2045 "YANG PEDULI KEPENTINGAN RAKYAT DAN MENGUTAMAKAN KEBUTUHAN RAKYAT ", ****
Wali Kota Makassar Appi Masuk Bursa Calon Ketua Demokrat Sulsel
Wali Kota Makassar Appi Masuk Bursa Calon Ketua Demokrat Sulsel

Wali Kota Makassar Appi Masuk Bursa Calon Ketua Demokrat Sulsel

Foto.- Munafri 'Appi' Arifuddin Wali Kota Makassar.

MAKASSAR, SPIRITNEWS.COM.- Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin disebut-sebut masuk dalam bursa calon ketua Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel).

Direktur Eksekutif DPD Demokrat Sulsel, Muh Danial mengakui nama Appi santer beredar akan maju Musda di internal Demokrat Sulsel. ).

Namun, dia mengaku belum mengetahui apakah Ketua DPD II Golkar Makassar itu akan benar-benar maju dalam Musda nantinya.

"Ya, itu kan sudah rahasia umum itu (Appi masuk bursa calon). Jadi apa namanya, kita tidak tahu ini (jadi maju atau tidak). Kalau kita di sini hanya sebatas tahu persiapan pelaksanaan Musda," kata Danial kepada detikSulsel, Pada Hari Senin Tanggal 21/9/2026.

Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni'matullah juga disebut masih berpeluang kembali maju di Musda. Ni'matullah sendiri sudah menjabat 3 periode sebagai Ketua Demokrat Sulsel.

"Iya, (Ni'matullah) masih bisa maju kembali. Sekarang ini sudah 3 periode, periode pertama itu statusnya sebagai Plt Ketua," jelasnya.

Terkait mekanisme pemilihan, Danial menjelaskan Ketua DPC Demokrat akan memilih sejumlah calon yang memenuhi persyaratan dukungan.

Tiap calon yang mendaftar, kata Danial, wajib memenuhi persyaratan minimal 20% dukungan dari 24 DPC Demokrat kabupaten/kota.

"Ketua DPC memilih beberapa calon yang memenuhi persyaratan, yang memenuhi 20 persen suara. Siapa yang lolos di situ, nanti DPP yang tentukan," jelasnya.

Kandidat yang memenuhi persyaratan nantinya akan dikirim ke DPP Demokrat. Selanjutnya, Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan mempertimbangkan rekam jejak masing-masing kandidat sebelum menentukan ketua terpilih.

"Tinggal mengirim nama saja, nanti ketum yang pelajari track record-nya, nanti dia yang tentukan (ketua terpilih). Jumlah calon yang dikirim ke DPP tergantung forum, beberapa calon yang dipilih," pungkasnya.

Peluang Appi Jadi Ketua Demokrat Sulsel

Pakar politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Sukri Tamma menilai Appi punya kans jika hendak hengkang dari Golkar dan berlabuh ke Demokrat.

Dia menyebut Appi memiliki sejumlah modal politik yang dapat menjadi pertimbangan jika nantinya maju sebagai Ketua Demokrat Sulsel.

"Dengan hitungan bahwa Appi ini kan seorang aktor politik atau tokoh politik yang sedang naik daun paling tidak di Sulawesi Selatan," kata Sukri kepada detikSulsel, Pada Hari Senin Tanggal 21/9/2026.

Sukri menilai wacana kepindahan Appi ke Demokrat juga berpotensi memberi keuntungan bagi partai tersebut. Dia mengatakan keputusan tersebut tetap bergantung pada mekanisme dan kebijakan internal Demokrat.

"Nah, karena itu, kalau kita melihat bahwa kemudian ada info Appi akan pindah ke Demokrat dan kemungkinan akan menjadi salah satu ketua Demokrat, saya kira wajar saja," ujarnya.

Menurut Sukri, posisi ketua partai di tingkat provinsi membutuhkan figur yang memiliki jaringan dan kemampuan untuk membawa partai bersaing dalam kontestasi politik. Dia menilai Appi memiliki sejumlah hal yang dibutuhkan untuk posisi tersebut.

"Karena menurut saya peluang Appi akan sangat besar. Kenapa? Karena tadi Appi memiliki beberapa hal yang memang dibutuhkan oleh seorang ketua partai pada level wilayah seperti ini di Sulawesi Selatan," katanya.

Sukri menambahkan, keputusan akhir tetap berada pada internal partai, khususnya pimpinan pusat.

Menurutnya, dukungan atau restu dari pusat menjadi salah satu faktor yang dapat menentukan apakah Appi mendapat ruang untuk menduduki posisi tersebut.

"Biasanya akan bergantung pimpinan pusat. Apakah kemudian Appi mendapatkan restu untuk itu atau tidak?" tuturnya.

Dia juga menyinggung pengalaman Appi dalam dinamika internal Golkar Sulsel. Sukri menyebut Appi sebelumnya sempat mendapatkan dukungan dari sejumlah pemilik suara dalam bursa Ketua Golkar Sulsel, tetapi akhirnya tidak maju setelah adanya keputusan dari pimpinan partai.

"Saya kira Appi pernah merasakan itu di Golkar, saya kira saat ini. Karena ketika itu kan Appi sempat didukung oleh berapa, 21 pemilih suara Golkar yang kemudian tapi ternyata tidak mendapatkan restu dari ketua, karena kan ketua ternyata punya pilihan lain," jelasnya(*).

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.
Next
This Is The Current Newest Page