
MAKASSAR, SPIRITNEWS.COM.- Program pembersihan drainase di wilayah Kecamatan Biringkanaya oleh Pemerintah Kota Makassar berfokus pada pemulihan fungsi saluran air untuk pencegahan banjir melalui aksi langsung di lapangan serta penegakan aturan tata ruang.
Kegiatan tersebut, merupakan antisipasi Wali Kota Makassar menjelang musim hujan, agar kedepannya tidak terjadi genangan yang berkelebihan yang dapat merugikan warga, hal tersebut diapresiasi oleh masyarakat di Biringkanaya.
Program utama yang berjalan di wilayah Biringkanaya meliputi:
1.- Penertiban Lahan dan Pengembalian Fungsi Drainase Pembongkaran Bangunan di atas Saluran: Pemerintah Kecamatan bersama BKO Satpol PP menertibkan bangunan-bangunan liar yang berdiri di atas fasilitas umum (fasum) dan jalur drainase utama.
Tindakan Terbaru: Pada September 2026, dilakukan pembongkaran 3 bangunan semipermanen di Jalan Perintis Kemerdekaan (Kelurahan Pai) yang telah menyumbat dan menutupi area drainase selama kurang lebih 20 tahun.
Langkah ini bertujuan mengembalikan aliran air agar berfungsi normal.
2.- Aksi Operasional Satgas Drainase KecamatanNormalisasi Saluran Sekunder dan Utama: Satgas Drainase Kecamatan Biringkanaya secara berkala melakukan pengerukan sedimen, pembersihan tumpukan sampah, serta pemotongan rumput liar yang menyumbat aliran air. Fokus Area Rawan: Operasi pembersihan diprioritaskan pada wilayah padat penduduk dan perumahan yang rawan tergenang saat curah hujan tinggi, seperti kawasan Perumahan Permata dan wilayah pinggiran kecamatan.
3.- Kolaborasi Strategis Dinas PU Makassar Intervensi Dinas Pekerjaan Umum (PU): Menggunakan alat berat untuk pengerukan drainase primer yang mengalami pendangkalan parah.
Respon Pengaduan: Menerima dan menindaklanjuti laporan warga terkait saluran tersumbat guna mengoptimalkan infrastruktur pengendalian banjir di bawah koordinasi Bidang PSDA dan Drainase Dinas PU Kota Makassar.(Rusli).