-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS "AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH, UNTUK INDONESIA EMAS 2045 "YANG PEDULI KEPENTINGAN RAKYAT DAN MENGUTAMAKAN KEBUTUHAN RAKYAT ", ****
INILAH Pesan Dirlantas Polda Sulsel: “Satu Nyawa Sangat Berharga”, Saat Pimpin Apel Lalulintas Bhayangkara ke-71
INILAH Pesan Dirlantas Polda Sulsel: “Satu Nyawa Sangat Berharga”, Saat Pimpin Apel Lalulintas Bhayangkara ke-71

INILAH Pesan Dirlantas Polda Sulsel: “Satu Nyawa Sangat Berharga”, Saat Pimpin Apel Lalulintas Bhayangkara ke-71

Foto.- Kombes. Pol. Dr. Pria Budi, S.I.K., M.H., Dirlantas Polda Sulsel,saat memimpin Apel Bersama memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, di Lapangan Apel Ditlantas Polda Sulsel, Jalan A. P. Pettarani, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

MAKASSAR, SPIRITNEWS.COM.- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan menggelar Apel Bersama memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Pada Hari Senin Tanggal 22/9/2026, di Lapangan Apel Ditlantas Polda Sulsel, Jalan A. P. Pettarani, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Pada kesempatan tersebut, nampak pelaksanaan apel dipimpin langsung Dirlantas Polda Sulsel, Kombes. Pol. Dr. Pria Budi, S.I.K., M.H., dan dihadiri jajaran utama Ditlantas, stakeholder pemerintah daerah, serta mitra lalu lintas.

Sementara berdasarkan pemantauan turut hadir Wadirlantas Polda Sulsel AKBP Erwin Syah, para Pejabat Utama Ditlantas Polda Sulsel, Kepala Bapenda Sulsel, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel, Kepala Kanwil Jasa Raharja Sulsel, para Kasat Lantas jajaran Polda Sulsel, serta perwakilan komunitas pengguna jalan.

Kehadiran lintas instansi ini menegaskan bahwa keselamatan lalu lintas bukan hanya urusan kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama antara pemerintah, sektor jasa, dan masyarakat.

Dalam amanatnya, Dirlantas membacakan pesan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol. Wibowo, S.I.K., M.Hum., yang mengangkat tema “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri.”

Amanat tersebut menekankan bahwa 71 tahun pengabdian Polantas harus menjadi landasan transformasi layanan yang lebih dekat, cepat, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Polantas didorong beralih dari pola kerja yang sekadar reaktif menjadi prediktif, dari berorientasi pada jumlah kegiatan menjadi berorientasi pada dampak, serta dari pendekatan konvensional menuju pelayanan modern berbasis teknologi dan data.

“Keberhasilan tidak diukur dari banyaknya acara, tetapi dari seberapa besar masyarakat merasakan peningkatan keselamatan, kepatuhan, dan kualitas layanan,” demikian inti amanat Kakorlantas yang dibacakan Dirlantas. .

Amanat juga memperkenalkan konsep Polantas KARIB, yakni Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas.

Konsep ini menempatkan Polantas sebagai mitra masyarakat yang membangun kolaborasi dengan berbagai elemen, mulai dari pengemudi ojek daring, angkutan umum, sektor logistik, komunitas otomotif, hingga dunia pendidikan.

Transformasi layanan juga bertumpu pada pemanfaatan teknologi, termasuk digitalisasi layanan, Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), dan modernisasi Registrasi dan Identifikasi (Regident) kendaraan bermotor.

Teknologi adalah alat, manusia adalah tujuan,” menjadi salah satu kalimat kunci yang menggarisbawahi bahwa inovasi tidak boleh kehilangan sisi humanis.

Pada sisi penegakan hukum, Polantas diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis.

Penindakan tidak lagi sekadar mengejar jumlah pelanggaran, tetapi lebih difokuskan pada pencegahan, pembangunan kesadaran, dan perubahan perilaku masyarakat demi keselamatan bersama.

Tertib bukan karena takut ditilang, tetapi karena memahami bahwa keselamatan adalah tanggung jawab,” pesan Kakorlantas dalam amanat tersebut.

Dirlantas juga menegaskan bahwa Polantas merupakan wajah negara yang paling dekat dengan masyarakat di jalan raya.

Setiap pelayanan yang diberikan menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik, sementara setiap nyawa yang diselamatkan adalah wujud nyata pengabdian kepada negeri.

“Satu nyawa sangat berharga,” tegas Dirlantas saat membacakan amanat Kakorlantas.

Rangkaian apel juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada satuan kerja (Satker) dan satuan wilayah (Satwil) jajaran Ditlantas Polda Sulsel yang dinilai berprestasi.

Penghargaan diberikan atas kontribusi dalam pelayanan masyarakat, penanganan kecelakaan lalu lintas, implementasi ETLE, serta peningkatan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Dirlantas Polda Sulsel menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polantas dan stakeholder yang telah berkontribusi menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Sulsel.

Momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 diharapkan menjadi penguat semangat insan Polantas untuk terus melayani secara profesional, modern, humanis, dan berintegritas.

“Teruslah hadir di tengah masyarakat, bangun kemitraan, dan berikan pelayanan terbaik.

Jadikan Polantas sosok yang profesional, modern, humanis, berintegritas, dan menjadi KARIB masyarakat,” pungkas Dirlantas. (*/Ditlantas Polda Sulsel}.

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.