
MAKASSAR, SPIRITNEWS.COM.- Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulsel, di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Anang Triarsono, S.I.K., M.Si., secara aktif menginisiasi dialog dan forum dua arah seperti program "Abbulo Sibatang" dan "Jumat Curhat" guna menyerap aspirasi warga secara transparan dan membangun harmoni sosial di Sulawesi Selatan.
Selain itu, Ditbinmas Polda Sulsel juga senantiasa mengedepankan pendekatan kebersamaan dan komunikasi aktif guna memperkuat sinergi serta kemitraan strategis dengan insan media dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sulawesi Selatan.
Bentuk Kemitraan dan Sinergi Kolaborasi Informasi:
Media diposisikan sebagai mitra strategis dan penghubung utama kepolisian dalam menyampaikan edukasi serta informasi yang objektif kepada publik.Pendekatan Humanis:
Menggunakan prinsip kebersamaan dan kearifan lokal seperti konsep Abbulo Sibatang dalam merangkul berbagai elemen masyarakat dan mitra kerja.
Dialog Terbuka:
Dirbinmas Polda Sulsel, Aktif Membangun Forum Komunikasi Dua Arah Agar Terjalin Kerja Sama Yang Transparan dan Harmonis.
Strategi Komunikasi dan Kemitraan Program Abbulo Sibatang: Mengangkat kearifan lokal musyawarah khas Bugis-Makassar untuk memecahkan masalah sosial secara kekeluargaan dan adil.
Jumat Curhat: Wadah tatap muka langsung bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan, kritik, maupun keluhan seputar keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Sinergi Lintas Lembaga:
Menjalin komunikasi intensif dengan instansi seperti Kanwil Kemenag Sulsel, FKUB, serta tokoh masyarakat untuk memperkuat harmoni dan pencegahan dini gangguan keamanan.
Landasan Hukum dan ImplementasiPerpol Nomor 1 Tahun 2021:
Serta menjadi pedoman utama dalam penataan bentuk kerja sama pembinaan masyarakat.
Masyarakat Kota berharap semoga wilayah Sulsel khususnya Kota Makassar kedepannya keamnanannya dan ke nyamanan semakin kondusif, harapannya.
Penguatan FKPM: Mengoptimalkan peran Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat di berbagai kawasan termasuk tingkat kelurahan hingga fasilitas publik.(Rusli).