-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS "AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH, UNTUK INDONESIA EMAS 2045 "YANG PEDULI KEPENTINGAN RAKYAT DAN MENGUTAMAKAN KEBUTUHAN RAKYAT ", ****
Kehadiran Was Internal di Rikkes Tahap Kedua Catar (i) Akpol, Casis Bintara dan Tamtama T.A 2026, Untuk Memastikan Tak Ada Celah Praktik KKN
Kehadiran Was Internal di Rikkes Tahap Kedua Catar (i) Akpol, Casis Bintara dan Tamtama T.A 2026, Untuk Memastikan Tak Ada Celah Praktik KKN

Kehadiran Was Internal di Rikkes Tahap Kedua Catar (i) Akpol, Casis Bintara dan Tamtama T.A 2026, Untuk Memastikan Tak Ada Celah Praktik KKN

Foto.- Was Internal Perwakilan dari Subbid Binpam Bid Propam Polda Sulsel, saat melakukan pengawasan ketat terhadap jalannya kegiatan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap Kedua "Casis Bintara dan Tamtama Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun 2026," di Aula Dr. R Harjuno Kantor Biddokkes Polda Sulsel, Jalan Kumala, Makassar, PAda Hari Sabtu Tanggal 6/06/2026.

MAKASSAR, SPIRITNEWS.COM.- Subbid Binpam Bid Propam Polda Sulsel, secara aktif melakukan pengawasan ketat terhadap jalannya kegiatan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap Kedua "Casis Bintara dan Tamtama Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun 2026," yang diselenggarakan di Aula Dr. R Harjuno Kantor Biddokkes Polda Sulsel, Jalan Kumala, Makassar, PAda Hari Sabtu Tanggal 6/06/2026.

Kegiatan ini di pimpin Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol dr. Muhammad Haris, (Katim Kesehatan) didampingi Kasubbidkespol Biddokkes Dr. dr. Asnany (Sekertaris Tim Kesehatan) bersama dr. Frezzy Sanatha Samuel (Kaur Kesmapta Biddokkes) dan pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Tim medis Eksternal dari CV. MITRA HASADA selaku mitra Biddokkes Polda Sulsel yang melakukan rangkaian rikkes tahap kedua, yang meliputi pemeriksaan:

1.- Laboratorium: Pengambilan sampel darah dan urine untuk mendeteksi penyakit dalam maupun penyalahgunaan narkoba.

2.- Pemeriksaan Organ Dalam: Pemeriksaan radiologi/rontgen dada dan rekam jantung (EKG).

Sementara berdasarkan pemantauan kegiatan tersebut, turut hadir dari Sekertariat Panda Polda Sulsel, memonitor langsung kegiatan tersebut yang dipimpin Kompol Aris Satrio Sujatmiko, Kasubbagdiapers Bagdalpers Biro SDM Polda Sulsel, bersama staf untuk memperlancar rangkaian "Rikkes Tahap Kedua Casis Bintara dan Casis Tamtama Polri.

Was Eksternal perwakilan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulsel berharap agar kehadiran pengawasan tentu saja untuk memastikan seluruh rangkaian seleksi atau pengecekan medis berjalan sesuai dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), serta bebas dari intervensi maupun kecurangan.

Berikut adalah beberapa poin penting terkait pengawasan tersebut:
Fokus Utama Pengawasan Bid Propam Pencegahan Pelanggaran: Memastikan tidak ada celah bagi praktik KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) atau penggunaan joki selama proses pemeriksaan kesehatan berlangsung.

Selain itu, Was Eksternal juga mengatakan agar pengawalan setiap tahapan tes kesehatan itu dapat berjalan tepat waktu dan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang ditetapkan oleh Mabes Polri maupun panitia daerah (Panda), katanya.

Objektivitas Hasil: Menjamin bahwa hasil medis yang dikeluarkan oleh Tim Biddokkes Polda Sulsel bersama mitra medis murni berdasarkan kondisi fisik nyata para peserta.

Sementara berdasarkan pemantauan "Tahapan Rikkes Kedua" yang Diawasi Pemeriksaan kesehatan tahap kedua umumnya bersifat lebih mendalam dibandingkan tahap pertama, yang meliputi:

Laboratorium: Pengambilan sampel darah dan urine untuk mendeteksi penyakit dalam maupun penyalahgunaan narkoba.

Pemeriksaan Organ Dalam: Pemeriksaan radiologi/rontgen dada dan rekam jantung (EKG).

Kesehatan Jiwa (Keswa): Pengisian soal atau wawancara tertulis untuk mengukur stabilitas mental dan psikologis peserta. Melalui kehadiran personel Bid Propam bersama Itwasda Polda Sulsel di lokasi kegiatan, was eksternal berharap agar betul betul mengawasi setiap item tes itu sangat perlu dilaukan pengawasan, dimana instansi kepolisian telah menegaskan dengan komitmennya untuk melahirkan personel atau meluluskan calon anggota yang benar-benar berkualitas dan memiliki rekam medis yang valid.(Rusli).

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.