
MAKASSAR, SPIRITNEWS.COM.- Pemantauan langsung Uji Kesamaptaan Jasmani (TKJ) dan Antropometri Calon Siswa (Casis) Bintara Polri T.A. 2026, di Panda Polda Sulsel dipimpim oleh Kombes Pol Saptono (Kabagbinjas Rowatpers SSDM Mabes Polri), bersama AKBP Eko Wahyono, (Kasubbagharkatan Bagbinjas Rowatpers SSDM Polri) dan Penata TK I Susmono Hadi Waluyo, (PS. Kaurmin Bagbinjas Rowatpers SSDM Polri), di GOR Sudiang, Makassar, Pada Hari Kamis Tanggal 11/06/2026.
Tim Panpus Bagbinjas Rowatpers SSDM Mabes Polri, didampingi oleh Kabagdiapers Bagdalpers Ro SDM Polda Sulsel, bersama Kompol H. Mustamin, Plt. Kabagwatpers Bagwatpers Ro SDM Polda Sulsel beserta AKP Aris Satrio Sujatmiko Kasubbagdiapers Biro SDM Polda Sulsel.
Berdasarkan pantauan dalam pengawasan pelaksanaan Uji Kesamaptaan Jasmani (TKJ) dan Antropometri Calon Siswa (Casis) Bintara Polri T.A. 2026, itu dalam pengawasan "Was Internal dari Binpambidpropam Mabes Polri, serta Was Internal dari Binpam Subbid Paminal Bidpropam dan Was Internal dari Inspektorat (Itwasda) Polda Sulsel.
Sementara kehadiran tim Panpus Mabes Polri Pada Uji Kesamaptaan Jasmani (TKJ) dan Antropometri, merupakan bagian dari komando dan pengawasan untuk memastikan transparansi, objektivitas, serta integritas selama seleksi berlangsung.
Kegiatan ini secara spesifik meliputi serangkaian tes berikut:
1.- Kesamaptaan A: Lari mengelilingi lintasan dengan batas jarak tempuh maksimal selama 12 menit.
2.- Kesamaptaan B: Terdiri dari Pull-up (untuk pria), Chinning (untuk wanita), Push-up, Sit-up, dan Shuttle run (lari membentuk angka delapan) yang diuji selama 1 menit per item.
3.- Kesamaptaan C: Uji ketangkasan dan ketahanan renang dengan jarak 25 meter dan menggunakan gaya bebas.
4.- Antropometri: Pengukuran proporsionalitas postur, kesempurnaan anatomi struktur tulang, dan bentuk fisik tubuh peserta untuk memastikan kelayakan menjadi anggota Polri.
Sistem Pengawasan Internal: Pengawasan ketat diterapkan selama ujian Kesamaptaan Jasmani (samjas) dan Antropometri calon siswa (casis) guna mencegah pelanggaran, percaloan, atau praktik kecurangan.
Was Eksternal berharap kehadiran Tim Panpus Uji Kesamaptaan Jasmani (TKJ) dan Antropometri, bersama Was Internal dari Binpam Mabes Polri, Panda Polda Sulsel dapat mencetak Anggota Polri sesuai ketentuan organisasi Polri, tentu saja dapat memastikan hasil seleksi yang adil sehingga menghasilkan personel polisi yang tangguh, profesional, dan berintegritas, ungkapnya.
Dimana tujuan utama Was Eksternal yang berasal dari unsur independen di luar institusi kepolisian, seperti LSM dan perwakilan media, yang bertugas memantau langsung agar tidak ada kecurangan, kolusi, atau nepotisme, serta claer and claen tanpa dipungut biaya (gratis).
Pelaksanaan tahapan penerimaan terpadu Polri ini selalu melibatkan kolaborasi pengawasan untuk menjaga prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntanbel, dan Humanis). Berikut adalah rincian peran dari elemen pengawas yang disebutkan.
Diakhir keterangannya menegaskan semoga dengan pengawasan berlapis tersebut, serta secara kumulatif memastikan hasil seleksi yang adil sehingga menghasilkan personel polisi yang tangguh, profesional, dan berintegritas.(Rusli).