-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS "AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH, UNTUK INDONESIA EMAS 2045 "YANG PEDULI KEPENTINGAN RAKYAT DAN MENGUTAMAKAN KEBUTUHAN RAKYAT ", ****
Gubernur Sulsel Lepas Kontingen Pesparawi: Papua Adalah Rumah Kedua Bagi Suku Bugis-Makassar
Gubernur Sulsel Lepas Kontingen Pesparawi: Papua Adalah Rumah Kedua Bagi Suku Bugis-Makassar

Gubernur Sulsel Lepas Kontingen Pesparawi: Papua Adalah Rumah Kedua Bagi Suku Bugis-Makassar

Foto.- Drs. H. Jufri Rahman, M.Si., Sekretaris Provinsi (Sekprov), saat mewakili Gubernur Sulsel, pada pelepasan Kontingen Pesparawi, sebanyak 196 personel, di Ruang Rapat Pimpinan (Rapim) Kantor Gubernur Sulsel, Jl. Urip Sumoharjo No.269, Makassar, Prov Sulsel, Pada Hari Senin Tanggal 15/6/2026.

MAKASSAR, SPIRITNEWS.COM.- Langkah awal perjuangan dimulai Kontingen Pesparawi Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), sebanyak 196 personel siap bertolak ke Manokwari, Provinsi Papua Barat.
Pada kesempatan tersebut, Sekprov Sulsel, mengatakan bahwa mereka ini, akan berlaga dalam ajang akbar Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 setelah resmi dilepas oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, yang diwakili oleh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel, Drs. H. Jufri Rahman, M.Si.

Suasana khidmat begitu terasa dalam prosesi pelepasan yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan (Rapim) Kantor Gubernur Sulsel, Jl. Urip Sumoharjo No.269, Makassar, Pada Hari Senin Tanggal 15/6/2026.

Dalam momen penting ini, Sekprov H. Jufri Rahman didampingi oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Kerakyatan, Dr. Since Erna Lamba, SP, MP, serta Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Sulsel, Pdt. Adrie O. Massie, S.Th.

Prosesi pelepasan para duta seni olah vokal rohani yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota ini ditandai dengan penyerahan pataka LPPD Sulsel. Sekprov Jufri Rahman menyerahkan bendera pataka tersebut kepada Pdt. Adrie Massie selaku Ketua Kontingen, yang langsung mengibarkannya dengan penuh semangat di hadapan para hadirin diiringi riuh tepuk tangan.

Melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekprov Jufri Rahman, Gubernur Sulsel menegaskan bahwa seluruh anggota kontingen yang berangkat merupakan putra-putri pilihan. Mereka adalah representasi terbaik dari Sulsel yang memiliki kualitas mumpuni untuk mengukir prestasi emas dan menjaga nama baik daerah di level nasional.

"Kalian semua adalah insan terbaik yang telah dipilih, ditempa, dan dilatih dengan komitmen tinggi. Ingatlah bahwa nama Sulawesi Selatan selalu disegani di kancah nasional berkat torehan juara di masa lalu. Jadikan rekam jejak ini sebagai pemantik semangat untuk kembali membawa pulang piala, sekaligus menjadi saksi iman yang menyejukkan," tutur Gubernur dalam sambutannya.

Gubernur juga meyakini bahwa kehadiran seluruh kontingen dari 38 provinsi di tanah Papua akan menghadirkan atmosfer positif. Lewat keharmonisan nada dan lagu rohani, perhelatan ini diharapkan mampu menggaungkan pesan perdamaian, toleransi, serta persaudaraan yang kuat antarumat beragama di Papua, yang juga harus diresapi oleh para duta Sulsel.

Menariknya, adik kandung Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman ini juga menyebutkan bahwa tanah Papua sudah seperti rumah kedua bagi masyarakat Sulawesi Selatan. Hubungan emosional ini terbangun karena banyaknya warga berdarah Bugis, Makassar, Mandar, hingga Toraja yang telah lama menetap, berkarier, dan membaur dengan harmonis di sana.

Sebagai bekal perjalanan, Gubernur menitipkan empat amanat krusial bagi kontingen. Pertama, Tampilkan yang Terbaik. Beliau meminta para peserta tampil percaya diri dan totalitas mengeksplorasi kemampuan musikalitas mereka, sebagai bentuk syukur atas talenta yang Tuhan anugerahkan demi mengharumkan nama Sulawesi Selatan.

Kedua, Junjung Tinggi Sportivitas. Anggota kontingen diminta menjadi petarung yang tangguh namun tetap berhati besar. Menghargai keputusan juri dan menikmati setiap proses kompetisi adalah hal utama, karena menjaga nilai-nilai sportivitas jauh lebih berharga daripada sekadar mengejar kemenangan.

Ketiga, Jaga Nama Baik Sulsel. Gubernur mengingatkan bahwa di tanah rantau nanti, seluruh rombongan bertindak sebagai duta budaya sekaligus duta kerukunan.

Karakter masyarakat Sulsel yang ramah, santun, dan menjunjung tinggi semangat gotong royong harus selalu tercermin dalam sikap sehari-hari.

Keempat, Jaga Kesehatan. Mengingat padatnya jadwal kompetisi dan perjalanan jauh yang menguras energi, stamina prima adalah kunci. Kontingen diimbau menjaga pola makan, menghindari konsumsi makanan yang dapat mengganggu kualitas pita suara, serta beristirahat dengan cukup agar performa tetap klimaks hingga akhir kompetisi.

"Pemerintah beserta seluruh elemen masyarakat Sulawesi Selatan akan selalu mengiringi langkah kalian lewat doa. Berangkatlah dengan mental juara, dan kembalilah dengan membawa kebanggaan bagi bumi Sulawesi Selatan," tegas Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menutup sambutannya.

Di sisi lain, Ketua LPPD Sulsel, Pdt. Adrie O. Massie, S.Th melaporkan kesiapan teknis keberangkatan. Sebanyak 196 personel yang terbagi dalam 7 kelompok terbang (kloter) ini terdiri dari peserta lomba, pendamping (pelatih dan orang tua), tim official (panitia pemberangkatan dan pengurus LPPD), serta perwakilan VIP dari Pemprov dan Kanwil Kemenag Sulsel.

Dari total 12 kategori yang dipertandingkan pada Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, tim Sulsel dipastikan akan turun beradu bakat pada 9 kategori.

Kategori tersebut meliputi Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC), Paduan Suara Pria (PSP), Paduan Suara Anak (PSA), Vokal Grup, Musik Gerejawi Nusantara (MGN), Solo Remaja Pemuda Putera (SRP-Pa), Solo Remaja Pemuda Puteri (SRP-Pi), serta Solo Anak untuk usia 7-10 tahun dan 11-15 tahun.

Acara pelepasan ini juga dihadiri oleh jajaran pejabat Pemprov Sulsel, Kanwil Kemenag Sulsel, pengurus LPPD, serta jajaran panitia inti seperti Alfred CB, SS (Ketua Panitia), Stevie Margaret Sondakh (Sekretaris), Phouline Sjofie Brouwer (Bendahara), Alfrida Tandi (Bidang Dana), serta James Wehantouw dan Andi Baly (Bidang Humas).

Sementara berdasarkan pantauan turut hadir pula pakar musik Sulsel yang didapuk menjadi Dewan Juri pada Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026, Yohan Tinungki, S.Mus, M.Mus.

Momen pelepasan diwarnai pula dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Pdt. Muhammad Ramli, S.Th, dan suasana semakin semarak ketika tiga peserta dari kategori Solo Anak dan Solo Remaja Putri diminta tampil unjuk gigi di depan forum.

Suara emas dan penghayatan mendalam yang mereka bawakan sukses memukau Sekprov H. Jufri Rahman beserta seluruh undangan yang hadir, sekaligus menjadi bukti kesiapan tempur kontingen.

Mengusung tema spiritual yang mendalam, "Aku Hendak Memuji Tuhan Pada Segala Waktu" (Mazmur 34:2a), agenda pelepasan ditutup dengan sesi foto bersama antara Sekprov Sulsel, pengurus LPPD, dan para peserta. Jabat tangan penuh kehangatan mengakhiri acara, menyuntikkan energi positif dan optimisme tinggi bagi seluruh kontingen sebelum melangkah ke medan laga. (*)

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.