
MAKASSAR SPIRITNEWS.COM.- Jelang pelaksanaan Konferensi Wilayah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Selatan, panitia terus mematangkan secara sistematis dan terukur, dengan melakukan audiensi dengan Kajati Sulsel.

Sementara langkah langkah ini, sudah menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi konstruktif sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menyukseskan agenda organisasi yang tidak hanya bersifat internal, tetapi juga berdampak pada peningkatan kualitas ekosistem pers di daerah.
Tim audiensi yang ditugaskan terdiri dari sejumlah figur berpengalaman di tubuh PWI Sulsel, yakni Zugito, A. Pasamangi, Ronald Ngantung, Faisal Palapa, Rukman Nawawi, Faisal Syam, dan Amrul Bagito.
Kehadiran mereka mencerminkan komitmen kolektif organisasi dalam menjalin kolaborasi yang produktif dengan berbagai institusi strategis.
Adapun jadwal audiensi diawali pada pukul 09.00 WITA bersama Kepala Kejaksaan Tinggi, dilanjutkan pukul 12.30 WITA dengan jajaran Direksi PT Pale, dan ditutup pada pukul 15.00 WITA melalui pertemuan dengan Ketua DPRD Makassar.
Seluruh rangkaian kegiatan ini diawali dengan titik kumpul di Kantor PWI Sulsel, Jalan Maccini Sawah, pada pukul 08.00 WITA.
Dalam konteks yang lebih luas, audiensi ini tidak sekadar menjadi forum silaturahmi, tetapi juga ruang dialog untuk menyerap masukan, memperkuat dukungan, serta memastikan bahwa pelaksanaan Konferensi Wilayah PWI Sulsel berjalan profesional, transparan, dan akuntabel.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mempertegas peran strategis PWI sebagai mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah dan dunia usaha, khususnya dalam mendorong praktik jurnalistik yang beretika, independen, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Melalui pendekatan yang edukatif dan kolaboratif, PWI Sulsel berupaya menghadirkan konferensi wilayah yang tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga menghasilkan gagasan-gagasan progresif demi penguatan kapasitas insan pers di Sulawesi Selatan.
Dengan semangat kebersamaan dan profesionalitas, PWI Sulsel optimistis bahwa rangkaian persiapan ini akan menjadi fondasi kuat bagi terselenggaranya konferensi yang berkualitas dan bermartabat.(*).