-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS "AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH, UNTUK INDONESIA EMAS 2045 "YANG PEDULI KEPENTINGAN RAKYAT DAN MENGUTAMAKAN KEBUTUHAN RAKYAT ", ****
Korlantas Polri di Depan Sejumlah Pakar  Ungkap Sukses di Operasi Ketupat 2026
Korlantas Polri di Depan Sejumlah Pakar  Ungkap Sukses di Operasi Ketupat 2026

Korlantas Polri di Depan Sejumlah Pakar Ungkap Sukses di Operasi Ketupat 2026

Foto.- Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, Kakorlantas Polri.

JAKARTA SPIRITNEWS.COM.- Kapala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menerima audiensi pakar transportasi untuk membahas evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di Rupatama Korlantas Polri, Pada Hari Kamis Tanggal 2/4/2026.

Dalam pertemuan tersebut, Irjen Pol Agus Suryonugroho menjelaskan bahwa Operasi Ketupat tahun ini tidak hanya fokus pada pengamanan arus lalu lintas dan kriminalitas, serta juga sebagai operasi kemanusiaan untuk memastikan masyarakat mudik dan kembali dengan aman.

“Operasi Ketupat tahun ini konsepnya berbeda. Bukan hanya mengelola kriminalitas dan lalu lintas, tetapi negara hadir untuk menjaga momentum sosial dan spiritual masyarakat selama Idulfitri,” ujar Irjen Pol Agus.

Ia mengungkapkan, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 ini menghadapi tantangan besar karena terjadi peningkatan mobilitas masyarakat.

Serta, menjadi salah satu mudik yang tertinggi sepanjang sejarah lebih dari 270 ribu kendaraan keluar Jakarta melalui jalan tol dalam satu hari.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan tersebut, Korlantas Polri menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas seperti contraflow hingga one way nasional agar arus kendaraan tetap terkendali.

“Kalau tidak dilakukan rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan one way, kendaraan tidak akan bisa bergerak karena volume kendaraan sangat tinggi, perbandingan antara panjang jalan dan jumlah kendaraan tidak seimbang. Maka harus ada intervensi rekayasa lalu lintas,” tuturnya.

Selain mengatur lalu lintas, anggota di lapangan juga memberikan pelayanan secara humanis kepada masyarakat dengan memberikan informasi dan imbauan demi keselamatan selama perjalanan mudik.

“Operasi Ketupat ini adalah operasi kemanusiaan. Anggota di lapangan tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga membantu masyarakat selama perjalanan mudik. Semua itu harus dikelola dengan pendekatan kemanusiaan,” ujarnya.

Berdasarkan data selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dan KRYD angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan sebesar 5,31 persen dan fatalitas korban meninggal dunia turun sekitar 30 persen.

“Berdasarkan data, angka kecelakaan selama Operasi Ketupat turun sekitar 5,31 persen dan fatalitas korban meninggal dunia turun sekitar 30 persen,” tutup Kakorlantas. (*).

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.