
MAKASSAR SPIRITNEWS.COM.- Sehubungan dengan dibukanya Rekrutmen Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026, Polda Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya dalam mewujudkan proses seleksi yang berlandaskan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan seleksi yang objektif, profesional, serta bebas dari praktik kecurangan dan penyimpangan.
Dalam rangka menjaga integritas proses rekrutmen, masyarakat juga diharapkan berperan aktif dalam melakukan pengawasan di setiap tahapan seleksi.
Polda Sulsel mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengatasnamakan Polri dengan menjanjikan kelulusan, menawarkan bantuan, maupun memberikan akses terhadap soal ujian.
Apabila ditemukan hal-hal yang tidak wajar atau mencurigakan, masyarakat diminta untuk segera melaporkannya kepada Pelayanan Pengaduan (Yanduan) Divpropam Polri.
Untuk memudahkan penyampaian laporan secara cepat dan akurat, Divpropam Polri telah menyediakan kanal pengaduan berbasis digital yang dapat diakses melalui situs resmi: yanduan.propam.polri.go.id serta melalui pemindaian QR Code yang tersedia pada berbagai media sosialisasi dan aplikasi pelayanan Polri.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen anggota Polri dilaksanakan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen anggota Polri dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.
Kami mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan, serta segera melaporkan setiap indikasi pelanggaran melalui Yanduan Divpropam Polri,” Ujar Kabid Humas.(Rusli/Humas Polda Sulsel).