-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS "AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH, UNTUK INDONESIA EMAS 2045 "YANG PEDULI KEPENTINGAN RAKYAT DAN MENGUTAMAKAN KEBUTUHAN RAKYAT ", ****
Keluarga Korban Penembakan di Makassar, Berharap Adik Almarhum Bisa Jadi Polwan
Keluarga Korban Penembakan di Makassar, Berharap Adik Almarhum Bisa Jadi Polwan

Keluarga Korban Penembakan di Makassar, Berharap Adik Almarhum Bisa Jadi Polwan

Foto.- Keluarga Korban Penembakan terhadap remaja bernama Bertrand Eka Prasetyo (18) di Makassar.

MAKASSAR SPIRITNEWS.COM.- Kasus penembakan terhadap remaja bernama Bertrand Eka Prasetyo (18) di Makassar kini memasuki babak baru.

Polisi berpangkat Inspektur Satu berinisial N resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam insiden yang terjadi di kawasan Jalan Toddopuli, Makassar, Sulawesi Selatan.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa tersebut, terjadi saat aparat kepolisian membubarkan aksi perang-perangan menggunakan senjata mainan yang melibatkan sejumlah remaja, Pada Hari Minggu Tanggal 1/3/2026.

Dalam kejadian itu, Bertrand Eka Prasetyo dilaporkan tewas setelah terkena tembakan.

Saat ini, proses hukum terhadap tersangka tengah berjalan.

Pihak kepolisian dikabarkan telah melakukan pemberkasan perkara dan melanjutkannya sesuai dengan proses peradilan sipil.

Dari pihak keluarga korban, orang tua almarhum menyampaikan bahwa mereka menghargai proses hukum yang sedang berlangsung.

Hal itu disampaikan saat keluarga dimintai keterangan terkait kasus tersebut.

Keluarga korban juga sempat memperlihatkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dengan nomor B/639 yang mereka terima.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa penyidik tengah melengkapi berkas perkara serta melakukan koordinasi dengan pihak Kejaksaan Negeri Makassar.

Ayah korban, Yaya, menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolda Sulawesi Selatan atas penanganan kasus yang dinilai berjalan secara adil.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolda Sulsel yang telah memberikan keadilan dengan memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Selain itu, keluarga korban juga menyampaikan harapan agar proses hukum terhadap tersangka dapat berjalan secara adil, terbuka, dan transparan.

Di sisi lain, keluarga korban juga menyampaikan permohonan khusus kepada pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.

Mereka berharap adik perempuan almarhum Bertrand dapat diberikan kesempatan untuk menempuh pendidikan sebagai Polisi Wanita (Polwan).

Menurut keluarga, adik korban memiliki cita-cita untuk menjadi anggota kepolisian.

Karena itu, mereka berharap pihak kepolisian dapat memberikan ruang bagi putri mereka untuk mengabdi di institusi Polri di masa mendatang.

Permohonan tersebut disampaikan melalui sebuah video berdurasi sekitar 55 detik yang direkam di kediaman keluarga korban.

Dalam video tersebut, Yaya kembali mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Sulsel yang telah menangkap dan memproses pelaku sesuai hukum.

Ia juga mengimbau agar peristiwa ini tidak menimbulkan keributan di tengah masyarakat, sekaligus berharap proses hukum dapat berjalan seadil-adilnya.

Di akhir pernyataannya, ayah korban kembali menyampaikan harapannya agar adik almarhum Bertrand dapat diterima menjadi anggota polisi sebagai Polisi Wanita, mengingat cita-cita tersebut telah lama diimpikan oleh putrinya.(*).

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.