-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS "AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH, UNTUK INDONESIA EMAS 2045 "YANG PEDULI KEPENTINGAN RAKYAT DAN MENGUTAMAKAN KEBUTUHAN RAKYAT ", ****
Tak Ada Tugas yang Dikerjakan Sendiri, Pangdam XIV/Hsn Tegaskan Sinergi dalam Operasi Gaktib 2026
Tak Ada Tugas yang Dikerjakan Sendiri, Pangdam XIV/Hsn Tegaskan Sinergi dalam Operasi Gaktib 2026

Tak Ada Tugas yang Dikerjakan Sendiri, Pangdam XIV/Hsn Tegaskan Sinergi dalam Operasi Gaktib 2026

Foto.- Mayjen TNI Bangun Nawoko Pangdam XIV/Hasanuddin, saat memimpin "Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Polisi Militer TNI TA. 2026", didampingi oleh Kolonel Cpm M. Rokib Jabar, S.H., Danpomdam XIV/Hasanuddin di GOR Serba Guna, Makodam, Jl. Urip Sumoharjo, Kota Makassar., Pada Hari Jumat, Tanggal 13/2/2026.

MAKASSAR SPIRITNEWS.COM.- Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko memimpin "Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Polisi Militer TNI TA. 2026", yang diikuti oleh unsur TNI, Polri, Dishub Kota Makassar dan Satpol-PP Pemprov Sulsel.

Sementara menurutnya, kegiatan ini kita mengusung tema "TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju", yang dilaksanakan di GOR Serba Guna, Makodam, Jl. Urip Sumoharjo, Kota Makassar., Pada Hari Jumat, Tanggal 13/2/2026, disampaikan pula bahwa operasi ini melibatkan POM TNI AD, TNI AL, dan TNI AU, yang akan dilaksanakan hingga 31 Desember 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Bangun Nawoko membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yang menyampaikan bahwa Pelaksanaan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi ini diselenggarakan setiap tahun, pada hakikatnya merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan disiplin, kepatuhan hukum, serta profesionalisme Prajurit dan PNS TNI sebagai proses lanjutan dari upaya pencegahan sekaligus penyelesaian pelanggaran hukum di lingkungan TNI.

Pada penekanannya, Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan bahwa sebagai aparat negara, TNI dan Polri bukanlah warga negara biasa, melainkan figur yang harus menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Kita ini bukan warga negara biasa karena kita sudah menyandang profesi masing-masing, ada TNI ada Polri, artinya kita harus menjadi contoh bagi masyarakat.

Tidak ada tugas militer maupun tugas menjaga keamanan dan ketertiban yang bisa dikerjakan seorang diri, kita harus bersinergi, saling mendukung, dan menjaga keharmonisan demi keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.(Rusli/Pendam XIV/\Hasanuddin).

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.