
MAROS SPIRITNEWS.COM.- Operasi Keselamatan Pallawa 2026 yang digelar oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Maros telah memasuki hari kesembilan.
Hingga saat ini, petugas mencatat ratusan pelanggar lalu lintas telah terjaring operasi di berbagai lokasi.
Berdasarkan data yang dihimpun, mayoritas pelanggar didominasi oleh kelompok pelajar di bawah umur dan ibu-ibu (emak-emak).
Fenomena ini menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian mengingat tingginya risiko kecelakaan yang melibatkan dua kelompok tersebut.
Kasat Lantas Polres Maros AKP Muhammad Arafah menyatakan bahwa meski operasi ini mengedepankan tindakan persuasif dan edukatif, teguran tertulis dan tilang tetap diberikan kepada mereka yang secara kasat mata membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.
“Kami cukup menyayangkan masih banyaknya pelajar yang dilepas berkendara oleh orang tuanya tanpa kelengkapan surat dan tidak gunakan helm.
Begitu juga dengan ibu-ibu yang seringkali abai terhadap rambu-rambu sampai nekat melawan arus. Keselamatan adalah prioritas, bukan sekadar menghindari razia,” ujar AKP Muhammad Arafah, Pada Hari Rabu Tanggal 11/2/2026.
“Sampai hari ke sembilan pelaksanaan Operasi Keselamatan, kami telah melakukan teguran ke 159 pengendara serta melakukan tilang ke 10 pengendara yang melanggar kasat mata” ungkapnya.
Selain melakukan penindakan, personel Polres Maros juga membagikan brosur edukasi dan memberikan imbauan langsung di lokasi-lokasi padat kendaraan seperti area depan Pasar Sentral Maros dan sepanjang Jalan Poros Maros-Makassar.
Pihak kepolisian mengimbau kepada para orang tua agar lebih ketat dalam mengawasi anak-anak mereka dan tidak mengizinkan mereka membawa kendaraan bermotor sebelum cukup umur.(*).