-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS "AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH, UNTUK INDONESIA EMAS 2045 "YANG PEDULI KEPENTINGAN RAKYAT DAN MENGUTAMAKAN KEBUTUHAN RAKYAT ", ****
Perkuat Sinergi dan Optimalisasi Pelaksanaan MBG, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional ( BGN), Safari Konsolidasi ke Pulauan Riau
Perkuat Sinergi dan Optimalisasi Pelaksanaan MBG, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional ( BGN), Safari Konsolidasi ke Pulauan Riau

Perkuat Sinergi dan Optimalisasi Pelaksanaan MBG, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional ( BGN), Safari Konsolidasi ke Pulauan Riau

Foto.- Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional ( BGN), saat melakukan safari konsolidasi ke Provinsi Riau, untuk memperkuat sinergi dan optimalisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pada Hari Sabtu, Tanggal 21 Februari 2026.

RIAU SPIRITNEWS.COM.- Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya, melakukan safari konsolidasi ke Provinsi Riau, dalam rangka memperkuat sinergi dan optimalisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pada Hari Sabtu, Tanggal 21 Februari 2026.

Sementara menurutnya kunjungan ini adalah untuk mempertemukan unsur pemerintah daerah, Satgas kabupaten/kota, paramitra atau yayasan, hingga seluruh kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan KSPG.

Pertemuan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen bersama setelah program berjalan selama lebih dari satu tahun.

"Safari konsolidasi ini sampai lah kami di Negeri Lancang Kuning. Tidak lain agar kita saling mengingatkan. Meski sudah satu tahun berjalan, saya ingin kita bersama-sama merenungkan kembali apa tujuan kita mengikuti program BGN ini," ujar Irjen Sony.

Sony menyebutkan, hingga saat ini di Provinsi Riau telah berdiri 633 SPPG yang seluruh bangunannya dibangun oleh mitra dan masyarakat.

Jumlah tersebut diproyeksikan terus bertambah hingga mencapai sekitar 800 SPPG.

Kejadian menonjol biasanya terjadi karena SOP tidak ditempati. Padahal semua tahapan sudah ada SOP-nya.

Karena itu kami memastikan seluruh tugas kepala SPPG sesuai dengan yang diharapkan," tegasnya.

"Program makan bergizi gratis yang kita ketahui Rp15.000 per porsi itu bukan satu angka tunggal. Ada Rp15.000 dan ada Rp13.000 untuk kelompok kecil seperti balita, TK.

Ini perlu dipahami bersama agar tidak terjadi kesalahpahaman," paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sony juga mewajibkan seluruh KSPG dan SPPG memiliki media sosial sebagai sarana informasi publik dan transparansi kepada masyarakat.

"Hari ini dimasak apa, bahannya apa saja, ada nasi, buah apa, sayurnya apa, ikannya apa, harganya berapa, kandungan gizinya bagaimana semua harus diinformasikan. Dengan keterbukaan ini masyarakat bisa melakukan kontrol sosial," katanya.(*).

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.