-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS "AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH, UNTUK INDONESIA EMAS 2045 "YANG PEDULI KEPENTINGAN RAKYAT DAN MENGUTAMAKAN KEBUTUHAN RAKYAT ", ****
Penyelundupan 106 KL BBM Bersubsidi Digagalkan Tim Reaksi Cepat Kodaeral VI
Penyelundupan 106 KL BBM Bersubsidi Digagalkan Tim Reaksi Cepat Kodaeral VI

Penyelundupan 106 KL BBM Bersubsidi Digagalkan Tim Reaksi Cepat Kodaeral VI

Foto.- Dankodaeral VI Laksamana Muda (Laksda) Andi Abdul Aziz, saat memimpin Konfrensi Pers Penangkapan BBM Bersubsidi, di Lobby Lantai Markas Komando Kodaeral VI, Pada Hari Rabu Tanggal 25 Februari 2026.

MAKASSAR SPIRITNEWS.COM.- Komandan Komando Daeral (Dankodaetal) VI Laksamana Muda (Laksda) TNI Andi Abdul Aziz menggelar Konfrensi Pers pengungkapan penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal jenis Solar, Berlangsung di Lobby Lantai Markas Komando Kodaeral VI, Pada Hari Rabu Tanggal 25 Februari 2026.

Semebtara Konfrensi Pers yang digelar Dankodaetal dihadiri Asisten Intelijen Kepala Staf Angkatan Laut (Asintel KASAL) Laksda TNI Akmal, Perwakilan Pertamina, Perwakilan Polda Sulsel dan Perwakilan Kejaksaan Tinggi Sulsel.

Laksda Andi Abdul Aziz menjelaskan bahwa pengungkapan dugaan penyeludupan BBM Subsidi ilegal berawal saat pihaknya menerima informasi radar intelijen adanya salah satu motor Tanker melakukan gerakan anomali yang mencurigakan kemudian memerintahkan Reaksi Cepat melakukan penyelidikan dan dari hasil penyelidikan kemudian berhasil melakukan pemeriksaan SPOB yang dicurigai melakukan kegiatan ilegal penyalahgunaan bahan bakar subsidi.

"Informasi intelijen masuk dan saya memerintahkan tim Reaksi cepat Kodaeral VI untuk melakukan pemeriksaan SPOB yang dicurigai melakukan kegiatan ilegal penyalahgunaan bahan bakar subsidi, dan benar di atas kapal ada muatan ASD yang tidak dilengkapi dokumen yang sah,"Ujar Laksda TNI Andi Abdul Aziz.

Dari hasil penelusuran bahwa ternyata bahan bakar dari darat ini berasal dari darat dan mengamankan 7 mobil Tanki yang baru saja melakukan BBM di dua SPBU dan 7 mobil Tanki telah diamankan di Markas Kodaeral VI,"Tambahnya.

Untuk menguatkan dugaan penyelundupan BBM Ilegal Lanjut Dankodaeral, telah melakukan gelar perkara agar duduk permasalahan yang disangkakan penyalahgunaan BBM bersubdisi mendapat kekuatan dasar hukum yang jelas dan selanjutnya akan dilakukan proses lanjut untuk proses penyelidikan yang nantinya akan di serahkan kepada penyidik Polda Sulsel.

Laksda TNI Abdul Aziz mengungkapkan dalam operasi Reaksi Cepat Kodaeral VI, petugas berhasil menghentikan aktivitas pendistribusian BBM secara ilegal dari mobil tangki ke kapal muatan minyak Self Propelled Oil Barge (SPOB) yang tengah berlangsung secara sembunyi-sembunyi di kawasan Sungai Tallo Kota Makassar.

Dalam operasi tersebut, TNI AL mengamankan aset bernilai miliaran rupiah yang diduga kuat menjadi instrumen kejahatan ekonomi, di antaranya 2 SPOB dan 7 Unit Mobil Tangki berbagai kapasitas mulai dari 5 KL hingga 24 KL dengan total muatan mencapai puluhan ribu liter solar.

Menurutnya Total Muatan terdeteksi sekitar 106 KL Solar di 2 SPOB yang tidak dilengkapi dokumen sah.

Tim Reaksi Cepat mencurigai kegiatan yang mencurigai mobil Tanki keluar masuk di sekitar sungai Tallo ada dermaga ilegal terbuat dari bambu dan papan tempat menyalurkan selang kelaut sepanjang hingga 400 meter ke laut Penangkapan Sania dan Sukses Rahayu 99, ada 7 mobil Tanki berplat DC, Plat B dan lainnya berwarna Putih Biru mobil itu yang terdaftar di Pertamina," Jelas Laksda TNI Andi Abdul Aziz.(Rusli/Srf).

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.