-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS "AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH, UNTUK INDONESIA EMAS 2045 "YANG PEDULI KEPENTINGAN RAKYAT DAN MENGUTAMAKAN KEBUTUHAN RAKYAT ", ****
INILAH Gudang Prestasi Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, Dengan Jabatan Baru Kapolda Sulsel
INILAH Gudang Prestasi Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, Dengan Jabatan Baru Kapolda Sulsel

INILAH Gudang Prestasi Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, Dengan Jabatan Baru Kapolda Sulsel

Foto.- Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro diangkat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang baru. Dia pengganti Irjen Pol Rusdi Hartono.

MAKASSAR SPIRITNEWS.COM.- Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro diangkat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang baru. Dia menggantikan Irjen Rusdi Hartono yang sebelumnya menjabat sejak Maret 2025.

Mutasi jabatan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan Nomor: ST/1292/IX/KEP./2025. Sebelumnya, Brigjen Djuhandhani dipercaya sebagai Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri.

Sepanjang kariernya, Djuhandhani memiliki rekam jejak cemerlang dengan mengungkap berbagai kasus berskala nasional hingga internasional. Ia juga pernah memimpin penyelidikan terkait dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo yang sempat menjadi sorotan publik.

Berikut profil lengkapnya, mulai dari latar belakang, perjalanan karier, hingga sejumlah prestasi yang pernah diraih.

Profil Djihandhani Rahardjo, Kapolda Sulsel Baru:

Mengutip laman Akademisi Kepolisian (Akpol) Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro SH MH lahir di Magelang pada 31 Mei 1969. Ia merupakan pria bersuku asli Jawa dan beragama Islam.


Di Magelang, Djuhandhani tinggal di daerah Karang Gading. Ia dikenal gemar berolahraga, namun juga memiliki jiwa seni melalui kegemarannya pada musik.

Djuhandhani memulai karier kepolisian saat masuk Akpol pada tahun 1988. Dia menempuh pendidikan selama tiga tahun di Akpol dan lulus pada tahun 1991.

Berbagai sumber menyebutkan, Djuhandhani tidak berhenti menempuh pendidikan sampai di situ. Ia melanjutkan studi di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), serta Universitas Widya Mataram.

Menukil laman resmi Universitas Semarang (USM), Djuhandhani menempuh pendidikan S2 di Fakultas Hukum USM dan meraih gelar Magister Hukum. Ia tercatat sebagai salah satu wisudawan dalam wisuda ke-66 USM pada 3-5 Oktober 2023.

Perjalanan Karier Djuhandhani Rahardjo:

Dirangkum dari artikel detikNews, Djuhandhani tercatat pernah menjabat sebagai Kasubdit IV/Poldok Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Setelah itu, ia ditugaskan sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Umum (Pidum) Bareskrim Polri.

Lalu pada 2020, Kapolri melakukan perombakan besar-besaran di tubuh Polri. Saat itu, Djuhandhani Rahardjo diangkat dalam jabatan baru sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Bali.

Tercatat pada tahun 2021, Djuhandhani menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Jateng.

Kemudian pada 2022, Kapolri mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (STR) dengan merotasi sejumlah perwira, salah satunya Djuhandhani Rahardjo Puro.

Djuhandhani Rahardjo Puro yang saat itu masih berpangkat Kombes ditunjuk sebagai Dirtipidum Bareskrim Polri. Ia ditetapkan melalui surat telegram yang dilihat detikcom, Nomor: ST/2775/XII/KEP./2022, Pada Hari Sabtu Tanggal 24/12/2022.

Teranyar, diberitakan detikSulsel pada 2025, Brigjen Djuhandhani diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Sulsel. Mutasi jabatan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Nomor: ST/1292/IX/KEP./2025.

Prestasi Djuhandhani Rahardjo Puro dalam Penegakan Hukum
Sepanjang kariernya di kepolisian, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro banyak memimpin pengungkapan kasus besar berskala nasional maupun internasional.

Berikut beberapa di antaranya yang dirangkum dari laman resmi TribataNews Polri dan Lampung:
1. Pengungkapan Kasus Premanisme dan Penembakan (2021)
Sebagai Dirreskrimum Polda Bali, Djuhandhani memimpin penangkapan preman ormas yang kerap melakukan pemalakan. Dalam waktu singkat, timnya juga berhasil menangkap pelaku penembakan terhadap WNA Australia hanya dalam 2x24 jam.

2. Kasus Pemalsuan Dokumen (2022)
Pada 2022, Djuhandhani sebagai Dirtipidum Bareskrim Polri pernah menerbitkan red notice terhadap dua tersangka kasus pemalsuan dokumen.

3. Pengungkapan TPPO Internasional (2023)
Djuhandhani pernah memimpin pengungkapan jaringan perdagangan orang internasional atau Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kepulauan Riau. Polisi menangkap pelaku, menyelamatkan korban, dan menindak jalur perekrutan di pelabuhan Karimun.

4. Pengungkapan Judi Online dan Pornografi Jaringan Taiwan (2023)
Saat menjabat Dirtipidum Bareskrim, Djuhandhani mengungkap sindikat internasional yang mengoperasikan dua situs judi online serta layanan live streaming pornografi di tahun 2023. Sebanyak tujuh tersangka ditetapkan.

5. Kasus Penggelapan 20 Ribu Kendaraan Jaringan Internasional (2023)
Djuhandhani membongkar kasus penggelapan kendaraan lintas negara. Sebanyak 675 unit kendaraan bodong diamankan, tujuh tersangka ditetapkan.

6. Pengungkapan TPPO Modus Tawaran Kerja di Malaysia (2023)
Masih dalam jabatan Djuhandhani sebagai Dirtipidum, di tahun 2023, Bareskrim mengungkap TPPO dengan modus menawarkan pekerjaan tukang bangunan di Malaysia. Tersangka ditangkap, korban diselamatkan.

7. Kasus Pornografi dan Asusila Online (2023)
Sebagai Dirtipidum Bareskrim Polri, timnya menangkap enam tersangka dalam jaringan asusila daring. Mereka berperan sebagai host, penyedia aplikasi, penadah, hingga pelaku judi online. Djuhandhani memimpin konferensi pers kasus ini.

8. Kasus Panji Gumilang, Dugaan Penistaan Agama (2024)
Masih sebagai Dirtipidum, Djuhandhani memimpin pelimpahan tahap II kasus Panji Gumilang ke Kejaksaan RI. Proses ini termasuk penyerahan tersangka dan barang bukti.

Brigjen Djuhandhani Pernah Pimpin Penyelidikan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Selain kasus-kasus yang disebutkan sebelumnya, Djuhandhani juga pernah memimpin penyelidikan dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo saat menjabat sebagai Dirtipidum Bareskrim Polri. Penyelidikan tersebut dihentikan karena tidak ditemukan unsur pidana.

"Hasil penyelidikan ini telah dilaksanakan gelar perkara untuk memberikan kepastian hukum dengan hasil tak ditemukan adanya tindak pidana," kata Djuhandhani dalam jumpa pers di kantornya dikutip dari detikNews, Pada Hari Kamis Tanggal 22/05/2025. Ia menjelaskan, penyidik berhasil memperoleh dokumen asli ijazah sarjana kehutanan Jokowi.

Ijazah tersebut kemudian diuji secara laboratoris dengan membandingkannya pada tiga ijazah rekan seangkatan Jokowi di Fakultas Kehutanan UGM.

Biodata Brigjen Djuhandhani Rahardjo:
Nama: Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro., SH., MH.,

Tempat lahir: Magelang

Tanggal lahir: 31 Mei 1969

Suku: Jawa

Agama: Islam

Alamat: Karang Gading Nomor 300 RT 5 RW IV

Hobby: Olahraga dan musik

Riwayat Pendidikan:
Akademi Kepolisian 1988-1991

Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian

Sekolah Staf dan Pimpinan Lemhannas

Universitas Widya Mataram

Magister Hukum di Universitas Semarang pada 2023

Perjalanan Karier:
Kasubdit IV/Poldok Dittipidum Bareskrim Polri

Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri

Dirreskrimum Polda Bali (2020)

Dirreskrimum Polda Jateng (2021)

Dirtipidum Bareskrim Polri (2022)

Kapolda Sulsel (2025)

Sederet Prestasi:
Pengungkapan Kasus Premanisme dan Penembakan (2021)
Kasus Pemalsuan Dokumen (2022)

Pengungkapan TPPO Internasional (2023)

Pengungkapan Judi Online dan Pornografi Jaringan Taiwan (2023)

Kasus Penggelapan 20 Ribu Kendaraan Jaringan Internasional (2023)

Pengungkapan TPPO Modus Tawaran Kerja di Malaysia (2023)

Kasus Pornografi dan Asusila Online (2023)

Kasus Panji Gumilang, Dugaan PenistaanAgama(2024).(*/Sumber Djuhandhani Rahardjo Puro - Wikipedia bahasa Indonesia).

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.