-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS "AYO KITA IKUT VAKSINASI AGAR TUBUH KITA SEMAKIN KEBAL DARI SEGALA PENYAKIT, "AYO KITA SEMUA TETAP TAAT PROKES, DENGAN SELALU MEMAKAI MASKER, SELALU MENCUCI TANGAN PADA AIR YANG MENGALIR, TETAP MENJAGA JARAK DENGAN MENGHINDARI KERUMUNAN, " ****
Pangdam Hasanuddin Mengikuti Rapat Lanjutan Bersama Panglima TNI Membahas Percepatan Vaksinasi
Pangdam Hasanuddin Mengikuti Rapat Lanjutan Bersama Panglima TNI Membahas Percepatan Vaksinasi

Pangdam Hasanuddin Mengikuti Rapat Lanjutan Bersama Panglima TNI Membahas Percepatan Vaksinasi

Foto.- Mayjen TNI Andi Muhammad, Pangdam XIV/Hasanuddin, saat mengikuti rapat lanjutan bersama Jenderal TNI Andika Perkasa, Panglima TNI dengan membahas percepatan vaksinasi di Ruang vicon Puskodalopsdam Makodam, Jl. Urip Sumoharjo Makassar, Senin (4/04/2022).

MAKASSAR SPIRITNEWS.- Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad, S.H., mengikuti video conference (vicon) dengan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D., membahas tentang percepatan vaksinasi Covid-19 bertempat di Ruang vicon Puskodalopsdam Makodam, Jl. Urip Sumoharjo Makassar, Senin (4/04/2022).
Vicon yang digelar ini merupakan rapat lanjutan yang sebelumnya dilaksanakan pada hari Sabtu (2/04/2022) lalu yang diikuti oleh para Pangkotama baik dari Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

Turut mendampingi Pangdam yakni Asops Kolonel Inf Agustatius Sitepu, Karumkit Tk. II Pelamonia Kolonel Ckm dr. Krisna Murti, Sp.BS., Kapuskodalopsdam Letkol Inf Harry Prabowo, S.E., dan Waka Kesdam XIV/Hasanuddin Letkol Ckm dr. Agus Saptiady, Sp. An.

Jenderal TNI Andika dalam arahannya menyampaikan bahwa capaian vaksinasi kali ini tidak ditargetkan. Namun harus tetap dilakukan evaluasi setiap harinya. Sehingga diharapkan tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mencari sasaran.

"Meskipun tidak ditargetkan, tapi diminta Kodim, Lanud dan Lantamal tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mencari sasaran vaksinasi," Ungkapnya.

"Untuk sasaran vaksinasi mobile agar diatur, karena kebiasaan masyarakat di masing-masing daerah berbeda, jangan sampai mengganggu orang buka puasa termasuk juga vaksinatornya," Tegasnya.

"Sedangkan untuk yang statis agar dilaksanakan menjelang buka puasa dan dibuka lagi setelah buka puasa," Sambungnya.

Panglima TNI juga menyampaikan agar membuat spanduk yang memuat informasi pelaksanaan vaksinasi sehingga diketahui oleh masyarakat.

"Vaksinasi ini adalah gratis, sepenuhnya didukung oleh pemerintah. Untuk dokumentasi jangan lupa dihimpun dan dilaporkan terus ke Asisten Operasi (Asops) sehingga kita bisa monitor capaian masing-masing Kotama," Tutupnya.(*/Pendam XIV?hasanuddin).

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.