-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS MASKERKU MENYELAMATKANKU DARI PENULARAN VIRUS COVID-19 "AYO KITA SEMUA SELALU CUCI TANGAN, JAGA JARAK, HINDARI KERUMUNAN, DENGAN MEMAKAI MASKER" ****
Inilah Isi: Perintah Kapolri Jenderal Idham Azis Yang Dikeluarkan
Inilah Isi: Perintah Kapolri Jenderal Idham Azis Yang Dikeluarkan

Inilah Isi: Perintah Kapolri Jenderal Idham Azis Yang Dikeluarkan

Foto, Kapolri Jenderal Idham Azis.

SPIRITNEWS.- Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan Surat Telegram terkait Operasi Mantap Praja 2020 yang digelar dalam rangka menyukseskan pengamanan Pilkada Serentak 2020.

Operasi Mantap Praja 2020 itu sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Nomor : STR/387/VI/OPS.1.3./2020 tanggal 30 Juni 2020 tentang Rencana Dimulainya Operasi Mantap Praja 2020 secara serentak TMT Terhitung Mulai Tanggal 3/09/2020.

Dimana memasuki bulan 09/2020, tahapan Pilkada Serentak mulai dilakukan, sesuai dengan tahapan lanjutan, tanggal 4 September 2020 merupakan tahap pendaftaran calon.

Tentunya dalam hal ini, Polri khususnya Polda dan Polres jajaran sudah menyiapkan diri demi sukses dan lancarnya pengamanan Pilkada Serentak 2020, kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Awi Setiyono di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (1/9).

Sambung Awi menuturkan sejak 1 September 2020, Polda dan Polres jajaran telah melaksanakan Latihan Pra Operasi Mantap Praja 2020.

Mengingat pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 akan sedikit berbeda dari biasanya karena digelar di tengah pandemi COVID-19.

Kapolri Idham pun telah memerintahkan kepada seluruh jajaran Polri untuk selalu siap menghadapi situasi apapun dalam menyukseskan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020.

Selain itu, Awi merinci standar pengerahan kekuatan pengamanan dalam Pilkada Serentak 2020, yakni tahap pendaftaran paslon minimal penugasan 1/3 kekuatan operasi, tahap penetapan, pengundian nomor urut dan deklarasi minimal penugasan 1/3 kekuatan operasi.

Lebih lanjut, Pada tahapan kampanye minimal penugasan 1/2 dari kekuatan operasi dan tahap masa tenang minimal penugasan 1/5 kekuatan operasi, sambungnya, kemudian tahap pemungutan suara minimal penugasan 2/3 kekuatan operasi, tahap penghitungan suara minimal penugasan 1/6 kekuatan operas.

Pada tahap penetapan calon terpilih minimal penugasan 1/3 kekuatan operasi, tahap pengajuan PHPU minimal penugasan 1/6 kekuatan operasi dan tahap pelantikan minimal penugasan 1/3 kekuatan operasi.

Terkait hal tersebut, Karopenmas Awi menambahkan bahwa seluruh kekuatan yang dilibatkan dalam tiap tahapan akan disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan kebutuhan dari masing-masing wilayah tambshnya.

Diakhir keterangannya menuturkan, agar kita menghindari sikap underestimate dalam menghadapi kerawanan,” tutupnya. (*/Sumber berita /ant/jpn/fajar).

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.