-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS MASKERKU MENYELAMATKANKU DARI PENULARAN VIRUS COVID-19 "AYO KITA SEMUA SELALU CUCI TANGAN PADA AIR YANG MENGALIR, TETAP JAGA JARAK, HINDARI KERUMUNAN, SELALU MEMAKAI MASKER" ****
Pangdam Hasanuddin, Bangga Atas Keberhasilan Prajurit Yonif 721/Makkasau di Daerah Penugasan
Pangdam Hasanuddin, Bangga Atas Keberhasilan Prajurit Yonif 721/Makkasau di Daerah Penugasan

Pangdam Hasanuddin, Bangga Atas Keberhasilan Prajurit Yonif 721/Makkasau di Daerah Penugasan

Foto, Pangdam Hasanuddin, salam Komando dengan Prajurit Yonif 721/Makkasau, di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar Pada Hari Minggu 5/7.

SPIRITNEWS.COM.- Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, S.E menyambut kedatangan Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri (Yonif) 721/Makkasau selesai purna tugas operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG, Statis dan Mobile di sektor Selatan tahun 2019.
Foto, Prajurit Yonif 721/Makkasau, Pada Hari Minggu Tanggal 5/07/2020.

“Prajurit Yonif 721/Makkasau ini telah bertugas kurang lebih satu tahun dan sekarang sudah selesai kembali ke kesatuan”, ungkap Pangdam disaat memimpin upacara penerimaan yang di gelar di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Pada Hari Minggu Tanggal 5/7/2020).

“Tugasnya di sana melaksanakan pengamanan perbatasan antara RI-Papua sejumlah 450 orang, sekarang sebelum kembali ke kesatuan akan dilakukan pemeriksaan baik material maupun personel terkait kesehatannya, namun sesuai laporan yang diterima sampai saat ini semua sehat dan tidak ditemukan adanya terdampak Covid-19”, sambungnya.

“Terkait hal itu, kita akan lakukan isolasi di Enrekang selama empat belas hari, walaupun tempatnya dekat Batalyon mereka belum bisa bertemu dengan sanak keluarga, ketemunya setelah isolasi, bisa bertemu hanya melalui virtual,” tutur Mayjen Andi.

Menurut Kapendam XIV/Hsn Kolonel Inf Masjun Nafik, mengatakan bahwa penugasan Yonif 721/Makkasau diantaranya melakukan kegiatan teritorial dengan membantu masyarakat, yakni bidang pendidikan, memberikan layanan kesehatan, mengajari pola hidup sehat, bercocok tanam dan tak kalah penting adalah pengawasan terhadap patok perbatasan RI-PNG, katanya. (*/Pendam XV/Hasanuddin).

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.