-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: PT. LAZUARDI BUKIT BINTANG NOMOR AHU-0041037.AH.01.TAHUN 2018, PENGESAHAN BADAN HUKUM PERSERO TERBATAS, DITETAPKAN DI JAKARTA 30 AGUSTUS 2018, NOMOR DAFTAR PESEROAN NOMOR AHU-0113857.AH.01.11. TAHUN 2018 TANGGAL 30 AGUSTUS 2018, * SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
10 Tahun Sebatang Kara, Nenek Wa Bula  Terima Bantuan Mayjen Andi Sumangerukka
10 Tahun Sebatang Kara, Nenek Wa Bula  Terima Bantuan Mayjen Andi Sumangerukka

10 Tahun Sebatang Kara, Nenek Wa Bula Terima Bantuan Mayjen Andi Sumangerukka

Foto, 10 Tahun Sebatang Kara, Nenek Wa Bula  Terima Bantuan Mayjen Andi Sumangerukka, Pada Hari 18/07/2020.

SPIRITNEWS.COM.- Tidak saja mengalami sakit, Nenek Wa Bula (75 tahun)  yang menerima bantuan Sembako dari Pangdam XVI/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, juga telah hidup sebatang kara sekitar 10 tahun.
Foto, Penyerahan Sembako pada Wa Bula.

Demikian disampaikan Dandim 1413/Buton Letkol Inf Arif Kurniawan dalam rilisnya, Wakatobi, Sabtu, (18/7/2020).

Diterangkan Dandim,  bantuan sembako dari Pangdam XIV/Hsn tersebut diserahkan oleh Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan yang didampingi oleh Ketua Persit Korcab Rem 143 PD Hasanudin Ny Vera Jannie Aldrin Siahaan.

"Setiba di Wakatobi dan disambut Sekda Kabupaten Waktobi Bapak La Jumadi dan Kapolres (AKBP Anuardi, Sik),  Danrem beserta rombongan langsung ke desa Wungka untuk menyalurkan bantuan Sembako ke warga tidak mampu,'"ujar  Arif.

Namun dikarenakan  keterbatasan waktu dan kondisi hujan, maka menurut Arif,  paket yang  yang serahkan  hanya beberapa paket secara simbolis.

"Termasuk diantaranya Nenek Wa Bula, yang hidup  sebatang kara, hampir 10 tahun,"terang Dandim.

"Selain karena suaminya meninggal, nenek Wa Bula juga di tinggal 7 orang anaknya merantau dan tidak kunjung kembali,"tambah lulusan Akmil 2000 ini.

Selain sebatang kara, menurut Arif, Nenek Babulah juga mengalami sakit yang cukup lama dan kesulitan berjalan.

"Sungguh kasihan, tadi selesai acara, langsung kita perintahkan kepada Danramil dan Babinsa setempat untuk segera dibantu berobat,"pungkasnya.

Senada dengan disampaikan Dandim, saat memberikan paket sembako, Brigjen Jannie dan istrinya pun turut perihatin dengan kondisi Nenek Wa Bula dan meminta agar wanita berusia 75 tahun ini segera dibantu diobati.

"Kasihan pak Dandim...tolong bantu segera berobat, apalagi beliau punya kartu  BPJS. Jika kesulitan sarana transportasi mungkin bisa dicarikan atau menggunakan kendaaran kita,"tegas Jannie.

"Atau bisa kerjasama dengan Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat, untuk pinjam ambulan dan pengobatan,"tambah Bapak dari 3 orang anak ini.

Untuk diketahui, selain membagikan sembako dari Pangdam XIV/Hsn, dalam kunjungan kerjanya ke Wakatobi kali ini, Danrem 143 juga sekaligus mengecek kesiapan  satuannya dalam menghadapi Pilkada serentak di Sultra.

Sementara itu, usai menerima bantuan sembako  selain bersyukur, Nenek Wa Bula dengan penuh haru mengucapkan terima kasih baik kepada Mayjen TNI Andi Sumangerukka maupun kepada Brigjen TNI Jannie yang telah menyalurkan sembako bagi dirinya. (*/Pendam XIV/Hsn).

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.