-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: PT. LAZUARDI BUKIT BINTANG NOMOR AHU-0041037.AH.01.TAHUN 2018, PENGESAHAN BADAN HUKUM PERSERO TERBATAS, DITETAPKAN DI JAKARTA 30 AGUSTUS 2018, NOMOR DAFTAR PESEROAN NOMOR AHU-0113857.AH.01.11. TAHUN 2018 TANGGAL 30 AGUSTUS 2018, * SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Kabid Humas Polda Sulsel Luruskan Isu "Kapolri Bolehkan Keluarga Mengambil Jenazah Covid 19"
Kabid Humas Polda Sulsel Luruskan Isu "Kapolri Bolehkan Keluarga Mengambil Jenazah Covid 19"

Kabid Humas Polda Sulsel Luruskan Isu "Kapolri Bolehkan Keluarga Mengambil Jenazah Covid 19"

Foto, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Kabid Humas Polda Sulsel, Pada Hari Jumat 12/06.

ONLINE-SPIRIT.COM.- Beredar  isu  miring tentang Surat Telegram Kapolri yang membolehkan keluarga mengambil jenazah PDP Covid 19.  Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo pun meluruskan pemberitaan tersebut. 

Pada kesempatan ini, Ibrahim juga mengingatkan masyarakat agar tidak cepat termakan oleh isu-isu yang beredar di media.

Lebih lanjut Ibrahim menjelaskan    Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1618/VI/Ops.2/2020 tanggal 5 Juni 2020 yang ditandatangani atas nama Kapolri oleh Kabaharkam Polri,  tersebut  meminta para Kasatgas, Kasubsatgas, Kaopsda, dan Kaopsres Opspus Aman Nusa II 2020 untuk berkoordinasi dengan pihak rumah sakit rujukan korona untuk segera melaksanakan tes swab terhadap pasien yang berindikasi gejala Covid 19.

Selain itu, Ibrahim juga menjelaskan bahwa TR tersebut juga meminta jajaran Polda bekerja sama dengan pihak rumah sakit rujukan korona untuk memperjelas status terhadap pasien apakah Covid 19 atau bukan.

Selanjutnya dikatakan Kabid Humas, Surat Telegram Kapolri  itu juga berisi penegasan terhada perlakuan jenazah Covid 19, baik  persemayaman dan pemakamannya harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan pakai masker dan jaga jarak

“Kiita menyayangkan adanya pemberitaan yang menyalah artikan isi Telegram Kapolri ini, karena ini bisa menimbulkan polemik, karenanya itu, mari kita mengedukasi masyarakat dengan baik agar tidak menyesatkan dan menimbulkan keresahan di masyarakat,”harap Kabid Humas. (*/Humas Polda Sulsel).

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.