-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM**** SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Hawa Diciptakan Dari Tulang Rusuk Nabi Adam as
Hawa Diciptakan Dari Tulang Rusuk Nabi Adam as

Hawa Diciptakan Dari Tulang Rusuk Nabi Adam as


Dimana para ulama yang berpendapat seperti ini merujuk pada kalimat min nafsiw waahidah wa khalaqa zaujaha dalam An-Nisa’ ayat 1, yang berarti “yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya”.

Dari kata minha (dari padanya atau dari tubuh Nabi Adam) ini, para ulama menilai bahwa Siti Hawa diciptakan dari unsur tubuh Nabi Adam, ulama menyebut dari tulang rusuk.

Para ulama yang berpendapat seperti ini di antaranya adalah Ibnu Abbas, At-Tabari, Ibnu Katsir, Ar-Razi, Al-Baidhawi dan lain-lainnya. Ibnu Abbas berkata “Siti Hawa diciptakan dari tulang rusuk Nabi Adam”.

Senada dengan Ibnu Abbas, At-Thabari juga menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan min nafsiw waahidah wa khalaqa zaujaha adalah Allah menjadikan Siti Hawa sebagai pendamping Nabi Adab dari satu unsur atau jiwa (Nabi Adam sendiri).

Pendapat ini juga selaras dengan hadis Nabi Muhammad Saw. yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim ketika berpesan kepada laki-laki untuk berbuat baik dan lemah lembut kepada perempuan.

“Berilah nasihat yang baik kepada wanita karena sesungguhnya wanita itu diciptakan dari tulang rusuk.

Tulang rusuk yang paling bengkok adalah tulang rusuk yang paling atas. Jika engkau berusaha keras untuk meluruskannya, ia akan menjadi patah. Jika engkau membiarkannya, ia akan tetap bengkok. Karena itu, berilah nasihat yang baik kepada wanita.”

Siti Hawa Diciptakan dari Unsur Lain, Bukan dari Tulang Rusuk Nabi Adam

Selain pendapat pertama, sebagian ulama lainnya menyebutkan bahwa Siti Hawa diciptakan dari unsur lain, bukan dari tulang rusuk Nabi Adam, apalagi dari tulang punggung atau tulang betis. Dua yang disebut terakhir ini jelas bukan ya.

Para ulama ini berkesimpulan bahwa kalimat min nafsiw waahidah (dari satu jiwa) bukan berarti Siti Hawa diciptakan dari tulang rusuk. Namun, para ulama ini berpendapat bahwa Siti Hawa memang diciptakan dari unsur yang sama, tapi bukan dari tulang rusuk.

Menurut pendapat ini, Siti Hawa diciptakan dari unsur yang sama seperti penciptaan Nabi Adam, sehingga memiliki sifat dan karakter yang sama dengan Nabi Adam. Pendapat ini dikemukakan oleh Ibnu Bahr dan Abu Muslim Al-Asfahani.

Kedua ulama menyebutkan bahwa kata minha (dari padanya) serupa dengan dengan kandungan An-Nahl ayat 72 “Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri”. Kalimat minha lantas didefinisikan sebagai jenis yang sama bukan tubuh yang sama, seperti pendapat pertama.

Siti Hawa Aslinya Huurun ain

Sebagaian ulama lainnya menyebutkan bahwa Siti Hawa adalah huurun ain atau bidadari surga bermata jeli. Pendapat ini menyebut bahwa Siti Hawa diciptakan dari unsur yang sama dengan penciptaan huurun ain. Huurun ain sendiri, menurut Ibnu Abbas diciptakan dari zakfaran, pohon kamper, minyak wangi yang sangat harum, dan unsur lainnya.

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.