-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS MASKERKU MENYELAMATKANKU DARI PENULARAN VIRUS COVID-19 "AYO KITA SEMUA SELALU CUCI TANGAN, JAGA JARAK, HINDARI KERUMUNAN, DENGAN MEMAKAI MASKER" ****
Bupati Gowa, PSBB Tidak Dilanjutkan Karena Biayanya Banyak
Bupati Gowa, PSBB Tidak Dilanjutkan Karena Biayanya Banyak

Bupati Gowa, PSBB Tidak Dilanjutkan Karena Biayanya Banyak

Foto, Adnan Purichta Ichsan Kepala Pemerintahan Kabupaten (Bupati) Gowa.

GOWA, SPIRITNEWS. COM.- Adnan Purichta Ichsan Kepala Pemerintahan Kabupaten (Bupati) Gowa, mengumumkan tidak melanjutkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah pemerintahannya.

Sementara itu, PSBB di Wilayah Kabupaten Gowa, yang berlangsung sejak Senin (4/5/2020) lalu akan berakhir pada Minggu (17/5/2020) esok hari.

Lebih lanjut orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Gowa mengatakan, pemberlakuan “Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)”, itu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, jelas Adnan.

"Khusus ketersediaan logistik, biaya PSBB tidak ringan, anggarannya cukup banyak," katanya dalam video jumpa pers, Pada Hari Sabtu Tanggal 16/5/2020 tadi Siang.

Adnan juga mengingatkan bahwa Pemkab Gowa sudah menunda pemberlakuan PSBB pada akhir Bulan April lalu, karena ingin memastikan kebutuhan pangan masyarakat, ungkapnya.

Sementara saat ini, katanya, harga kebutuhan pangan mengalami kenaikan jelang perayaan Idulfitri, sehingga dengan kondisi tersebut, tentu saja akan menyulitkan Pemkab Gowa, jika tetap melanjutkan PSBB ke tahap II, tuturnya.

Dia menambahkan bahwa dibeberapa tempat pengadaan logistik sudah mengalami kenaikan harga, menjelang lebaran Idul Fitri 1441-H, tidak mungkin kita perpanjang sedang jaringan pengaman sosial kita tidak memungkinkan, tambah Adnan.

Selain itu, katanya, Pemkab Gowa bersama DPRD Gowa melakukan realokasi APBD Gowa 2020 ketika melaksanakan PSBB tahap pertama, kalau kita lanjutkan, revisi lagi anggaran yang jumlahnya tidak sedikit, kata Adnan.

Sementara berbicara dengan kemampuan anggaran di Kab Gowa, ini yang menurut kami cukup berat untuk bisa melanjutkan PSBB, tandasnya dengan alasan yang kedua, Adnan mengaku melihat kebijakan pemerintah pusat yang mulai melonggarkan transportasi seperti pembukaan bandara, ujarnya.

Selain itu, Adnan selaku Nakhoda Pemkab Gowa menilai, pemerintah daerah harus selaras dengan pemerintah pusat dalam upaya memutus mata rantai penyebrangan Virus Corona.

Sementara Adnan juga menyampaikan pandangan pandangannya bahwa kalau kita tetap melakukan PSBB, terjadi kontradiksi, padahal pemerintah harus linear, mulai dari Pemerintah Pusat, Tingkat Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, sampai Tingkat Desa, terangnya.

Kepala Pemerintahan Kabupaten (Bupati) Gowa, menambahkan bahwa hal ini menjadi pertimbangan kita, untuk tidak melanjutkan lagi PSBB di Daerah Kabupaten Gowa, tambah Bupati Adnan. (*).


Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.