-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS MASKERKU MENYELAMATKANKU DARI PENULARAN VIRUS COVID-19 "AYO KITA SEMUA SELALU CUCI TANGAN PADA AIR YANG MENGALIR, TETAP JAGA JARAK, HINDARI KERUMUNAN, SELALU MEMAKAI MASKER" ****
Pemilik Tambal Ban Kapan Pasang Gorong Gorong, Pihak Kontraktor Selesai Plesteran
Pemilik Tambal Ban Kapan Pasang Gorong Gorong, Pihak Kontraktor Selesai Plesteran

Pemilik Tambal Ban Kapan Pasang Gorong Gorong, Pihak Kontraktor Selesai Plesteran

Foto, Pihak Kontraktor yang sedang menggali dan memasangkan pondasi diraenase, Jl. P. Kemerdekaan KM 16 Makassar depan Kantor Pos dan Giro Makasar, Pada Hari Rabu, 15/04.

MAKASSAR, SPIRITNEWS. COM.- Pembuatan diraenase di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 16, Kota Makassar, Provinsi Sulsel sangat penting, agar tidak terjadi genangan air dijalanan poros Makassar - Maros, jikalau musim hujan.
Foto, Diraenase di Jalan P. Kemerdekaan KM 16, Makassar,
tepatnya didepan Kantor Pos dan Giro Makassar Baddoka.

Sehubungan dengan hal tersebut, Pemilik Bengkel Tambal Ban menemui salah seorang pengawas lapangan yang mengaku dirinya hanya Sub kontraktor saja menjelaskan bahwa pimpinan kami ada di Jeneponto, sedang proses menyelasaikan proyeknya di sana, tetapi pada saat itu dia menyampaikan nanti pak setelah plesteran selesai baru kami pasangkan gorong - gorong katanya.

Hal yang samapun dilontarkan pengawas lapangan pihak kontraktor dengan mengatakan hal yang sama katanya biar semua plesterannya selesai baru di pasangkan gotong gorong sabarmaki dulu pak, katanya.

Tetapi yang terjadi malah mereka menggali jalanan masuk Kantor Pos dan Giro termasuk jalanan masuk di toko bahan bangunan SAHABAT JAYA, tampa memasang gorong gorong dijalanan masuk  bengkel tambal ban tersebut.

Pemilik bengkel tambal ban sangat menyayangkan karena pihak kontraktor tidak mengingat apa yang telah disampaikan pada pemilik bengkel tambal ban itu, yang sudah berjalan 3 minggu bersabar tidak memiliki jalanan masuk para komsumennya.

Seharusnya mereka juga memikirkan usahanya orang, dimana pemilik bengkel selama dua minggu ini, penghasilannya tidak seperti biasa selama berlangsungnya pembuatan diraenase, keluhnya.

Apalagi disaat sekarang ini terkait dengan upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penularan "Corona Virus Disease" (Covid 19), dimana pemerintah telah membatasi aktivitas masyarakat, sehingga pemilik bengkel mengeluhkan kurangnya perhatian pihak kontraktor di proyek tersebut. (*).

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.