SPIRITNEWS.COM INDEPENDEN TERPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: YAYASAN SPIRIT NURHIKMAH,*NOMOR : 12.AKT-NH/ SKU-IV/2015 SK PENGESAHAN KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM,****NOMOR AHU - 0005801.AH.011.04/TAHUN 2015 , TANGGAL: 20 APRIL 2015*,SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Kepala Dinas Kebudayaan Bone, Kunjungi Tim Kajian Pelestarian Benteng Cenrana
Kepala Dinas Kebudayaan Bone, Kunjungi Tim Kajian Pelestarian Benteng Cenrana

Kepala Dinas Kebudayaan Bone, Kunjungi Tim Kajian Pelestarian Benteng Cenrana

Foto, Kepala Dinas Kebudayaan Bone, saat mengunjungi Tim Kajian Pelestarian Benteng Cenrana, Pada Hari Sabtu, 
Tanggal 14/09/2019.

Bone, SpiritNews.com.- Kadis Kebudayaan Kabupaten Bone, Andi Promal berkunjung ke Cenrana untuk melihat langsung kegiatan tim kajian pelestarian Benteng Cenrana.

Sementara menurut Kapenrem 141/Tp Mayor Inf Tawi, turut hadir Bapak Andi Promal berada ditengah tengah tim kajian survei dan observasi di Situs Timuange yang merupakan lokasi ditemukannya struktur pintu gerbang Benteng Cenrana.
Foto, Kadis Kebudayaan Kabupaten Bone, Andi Promal, saat mengunjungi Makam We Tenriwale' I Da Ugi bergelar Mappolo Bombang, Ibunda dari La Patau Matanna Tikka (Raja Bone ke XVI). 

Selain itu, juga mengunjungi Makam We Tenriwale' I Da Ugi bergelar Mappolo Bombang, yang merupakan Ibunda dari La Patau Matanna Tikka (Raja Bone ke XVI).

Lebih lanjut, Dr. Muhlis Hadrawi, ahli Filologi dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, yang juga terlibat dalam kajian ini, menjelaskan kepada Kadis Kebudayaan Bone, bahwa berdasarkan kajian naskah lontarak, Mappolo Bombang ini merupakan saudara dari Arung Palakka, Raja Bone ke XV.

Hal yang menarik dari makam ini, yaitu bentuk nisannya yang secara tipologi dikatagorikan sebagai Nisan Aceh.

Yadi Mulyadi, Arkeolog dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, menyampaikan bahwa dari kajian tipologi nisan ini termasuk nisan Aceh tipe C.

Mengacu pada aspek bentuk, ciri teknologi dan material nisan, ada indikasi nisan ini dibuat di Aceh.

Dengan demikian nisan ini dipesan langsung dari Aceh untuk dipergunakan di makam ini.

Temuan arkeologi baik berupa makam kuno maupun sisa struktur benteng, menjadikan kawasan Benteng Cenrana memiliki nilai penting sejarah, ilmu pengetahuan dan kebudayaan, sehingga perlu dilestarikan dan dilindungi keberadaannya sebagai cagar budaya.

Setelah observasi di lapangan, Kepala Dinas Kebudayaan, berdiskusi bersama tim kajian di basecamp tim di rumah Juru Pelihara Situs Cenrana.

Pada sesi diskusi ini, Ibu Adriani, Kepala Seksi Pelestarian Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulawesi Selatan, menjelaskan hasil sementara kajian kepada Bapak Andi Promal.

Diharapkan hasil kajian ini nantinya dapat segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Bone.

Di akhir kunjungan, Kepala Dinas Kebudayaan, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bone memiliki komitmen kuat dalam setiap upaya pelestarian cagar budaya, termasuk di Benteng Cenrana.(*).

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.