SPIRITNEWS.COM INDEPENDEN TERPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: YAYASAN SPIRIT NURHIKMAH,*NOMOR : 12.AKT-NH/ SKU-IV/2015 SK PENGESAHAN KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM,****NOMOR AHU - 0005801.AH.011.04/TAHUN 2015 , TANGGAL: 20 APRIL 2015*,SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Anggota Kompolnas, Minta Bantuan  Media dan Tokoh Agama, Adat dan Pemuda Awasi Kinerja Polisi Jajaran Polda Sulsel
Anggota Kompolnas, Minta Bantuan  Media dan Tokoh Agama, Adat dan Pemuda Awasi Kinerja Polisi Jajaran Polda Sulsel

Anggota Kompolnas, Minta Bantuan Media dan Tokoh Agama, Adat dan Pemuda Awasi Kinerja Polisi Jajaran Polda Sulsel

Foto, Anggota Kompolnas  Dede Parham bersama Perwakilan PWI Sulsel, 
Fajar dan Tribrata, Tokoh Masyarakat dan Agama di lantai II ruangan rapat pimpinan.

Polda Sulsel, SpiritNews.com.- Inspektorat Polda Sulsel sebagai pengawas umum dijajaran Polda Sulsel mendampingi Anggota Kompolnas Dede Parham, diacar pertemuan dengan Tokoh Agama, Tokoh Adat, Perwakilan PWI Sulsel Ketua Seksi Hankam Rusli, S.Sos, Tokoh Pemuda (KNPI) Sulsel, Ormas Islam yang ada Makassar.
Foto, Bersama Anggota Kompolnas bersama Awak Media, Tokoh Masyarakat, 
Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda serta Was Kejaksaan Tinggi Sulselbar.

Selain itu turut hadir pula dari Was Kejaksaan Tinggi, serta dari kehakiman, termasuk dari Anggota Inspektorat Polda Sulsel, sementara terlihat Irbin II Itwasda Akbp Andarias, mewakili Irwasda Polda Sulsel Kombes Pol Robert Haryanto, Kompol H Haris Arifin, Kompol Aripuddin, serta para bintara di Satker Inspektorat.

Dalam pertemuan tersebut, Anggota Kompolnas Dede Parham mempersilahkan para undangan memberikan masukan atau keluhan masyarakat sehubungan dengan kinerja personel polda sulsel.

Pada kesempatan tersebut Was Kejaksaan Tinggi Sulselbar menyampaikan perlunya pengawasan dalam menjalankan tugas tugas kita, agar penyalagunaan wewenang kedepan tidak ada lagi terjadi diwilayah Sulsel, katanya.

Sementara dari perwakilan dari Nahdatul Ulama (NU) menyampaikan sehubungan dengan penerimaan Calon Anggota Polri di Wilayah Sulsel, sesuai dengan issu issu dari masyarakat, masih ada yang mengeluhkan bahwa kalau mau jadi anggota siapkan dulu uangmu Rp 100-200 Juta, kata Perwakilan NU.

Pada kesempatan tersebut, Dede Parham Anggota menegaskan bilamana ada Orangtua/Wali yang melaporkan tentang hal tersebut, saya bejanji akan menidaklanjuti dimana sudah ada beberapa oknum kombes yang kami telah proses sehubungan dengan hal tersebut, tegasnya.

Sambung dikatakan bahwa sering mengeluarkan kata kata yang seperti itu, bagi yang tidak lulus anaknya pada saat test, Dede Parham juga menyampaikan bahwa Penerimaan Polisi di seluruh Indonesia itu tetap pada prinsip “BETAH” Yakni BERSIH, TRANSPARAN, AKUNTABEL dan HUMANIS TAMPA DIPUNGUT BIAYA (GRATIS) SERTA CLAER and CLAEN.tutur Dede Parham.

Diakhir keterangannya mengapresiasi masukan masukan dari Perwakilan Media, Tokoh Agama, Perwakilan Ormas Islam, termasuk dari Kejaksaan Tinggi Sulselbar,  dan pada kesempatan ini saya selaku Anggota Kompolnas meminta kepada semuanya bila menemukan ada pelanggaran yang dilakukan oleh Oknum Personel Polisi segera melaporkan kepada Kompolnas, Saya berjanji pada kita semua akan menindaklajuti secepat mungkin tampa menunggu waktu lama tuturnya. (*).

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.