SPIRITNEWS.COM INDEPENDEN TERPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: YAYASAN SPIRIT NURHIKMAH,*NOMOR : 12.AKT-NH/ SKU-IV/2015 SK PENGESAHAN KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM,****NOMOR AHU - 0005801.AH.011.04/TAHUN 2015 , TANGGAL: 20 APRIL 2015*,SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Pemprov Sulsel Bangun Aquapond, Digagas SYL Dilanjutkan NA
Pemprov Sulsel Bangun Aquapond, Digagas SYL Dilanjutkan NA

Pemprov Sulsel Bangun Aquapond, Digagas SYL Dilanjutkan NA

Foto,  Gubernur Sulsel, Prof. HM Nurdin Abdullah (NA) bersama Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Makassar, SpiritNews.com.- Setiap tahun jika musim hujan tiba, selalu terjadi banjir disepanjang Jalan Urip Sumoharjo terutama di depan Kantor Gubernur Sulsel, yang berakibat macet sehingga mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan perumahan, toko di kiri kanan jalan.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Hasdullah mengatakan bahwa untuk mengatasi kondisi banjir itu, Gubernur Sulsel, Prof. HM Nurdin Abdullah (NA) mendorong percepatan pembangunan aquapond yang saat ini sesang dalam proses.

Aquapond merupakan kolam resistensi yang berfungsi sebagai tempat penampungan air hujan untuk menanggulangi banjir di depan kantor gubernur.

Kehadiran aquapond digagas dan disepakati pada era Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan mulai dibangun fisiknya pada era Gubernur Nurdin Abdullah.

Anggaran proyek tersebut bersumber dari dana hibah Pemerintah Jepang sekitar Rp18 miliar melalui JICA dan JAMAU.

"Aquapond itu sekarang sedang dibangun dan ditargetkan selesai secepatnya, disamping untuk penampungan air mengatasi banjir juga dapat menjadi sumber air pada musim kemarau sebagai daerah resapan air," ungkap Hasdullah.

"Kita tentu memberikan apresiasi terhadap pembangunan aquapond ini karena tidak menggunakan dana APBD Pemprov," ujarnya.

Kita berharap, lanjut Hasdullah, pembangunan  ini berjalan dengan lancar dan dapat segera dinikmati hasilnya oleh masyarakat. Terobosan mencari sumber-sumber pembiayaan ini sangat penting karena pasti ada keterbatasan APBD untuk memenuhi kebutuhan daerah.

"Diberbagai kesempatan Nurdin Abdullah sering menyampaikan bahwa untuk percepatan pembangunan di Sulsel kita tidak hanya bertumpu pada APBD, akan tetapi bagaimana melibatkan investor, baik domestik maupun mancanegara untuk bersinergi," tambahnya.

"Potensi Sulsel harus diekspos, perizinan harus dipermudah dan menghadirkan kepercayaan publik (trust) serta perlindungan usaha.  Langkah-langkah sinergitas seperti ini menjadi strategi dan prioritas beliau dan akan terus berlanjut untuk percepatan pembangunan diberbagai sektor yang merata di Sulsel,"pungkas Andi Hasdullah. (*).

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.