SPIRITNEWS.COM INDEPENDEN TERPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: YAYASAN SPIRIT NURHIKMAH,*NOMOR : 12.AKT-NH/ SKU-IV/2015 SK PENGESAHAN KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM,****NOMOR AHU - 0005801.AH.011.04/TAHUN 2015 , TANGGAL: 20 APRIL 2015*,SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Koalisi Pemerhati TPP ASN Kabupaten Takalar Layangkan surat ke Bupati Takalar
Koalisi Pemerhati TPP ASN Kabupaten Takalar Layangkan surat ke Bupati Takalar

Koalisi Pemerhati TPP ASN Kabupaten Takalar Layangkan surat ke Bupati Takalar

Foto, Koalisi Pemerhati TPP ASN Kabupaten Takalar Layangkan surat ke Bupati Takalar.

SpiritNews, Makassar.- Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Sulawesi Selatan yang tergabung dalam Koalisi Pemerhati TPP ASN Kabupaten Takalar melayangkan surat ke Bupati Takalar,syamsari Kitta setelah Koalisi melakukan kajian awal terkait masalah ribuan ASN di Takalar belum mendapatkan haknya.

Muhammad Nasir Azis,Kordinator Koalisi Pemerhati TPP ASN Kabupaten Takalar,mengatakan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) di Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan Tahun 2018 sebanyak 36 Milyar Rupiah belum terealisasi untuk ribuan Aparat sipil negara atau ASN menjadi perhatian khusus koalisi karena dari hasil kajian bersama ada temuan adanya indikasi perbuatan melawan hukum dan di dukung pejabat Pemda Takalar terkesan tidak kompak dengan adanya pemberitaan di media terkait TPP yang berbeda-beda.

Koalisi terus mengumpulkan data terkait masalah TPP dan data yg kita kumpulkan kita akan jahit menjadi kekuatan adminsitrasi untuk mencari benang merah yang mengakibatkan Anggaran tersebut tidak terealisasi dan masalah ini juga pastinya akan kordinasi dengan pihak terkait termasuk Aparat penegak hukum.tegas Muhammad Nasir Azis.

Muhammad Ansar salah satu Koalisi Pemerhati TPP ASN Kabupaten Takalar berharap masalah ini segera tuntas dan Ribuan ASN di Takalar dapat menikmati dana sejumlah 1.250.000 / ASN.(*).

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.