-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: PT. LAZUARDI BUKIT BINTANG NOMOR AHU-0041037.AH.01.TAHUN 2018, PENGESAHAN BADAN HUKUM PERSERO TERBATAS, DITETAPKAN DI JAKARTA 30 AGUSTUS 2018, NOMOR DAFTAR PESEROAN NOMOR AHU-0113857.AH.01.11. TAHUN 2018 TANGGAL 30 AGUSTUS 2018, * SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Presiden ARSA Berikan H Syamsuddin Gelar  Spesialis Member Ahli Pedesaan
Presiden ARSA Berikan H Syamsuddin Gelar  Spesialis Member Ahli Pedesaan

Presiden ARSA Berikan H Syamsuddin Gelar Spesialis Member Ahli Pedesaan

Foto, Bupati Pangkep H. Syamsuddin Hamid, SE, Menerima 
gelar Spesialis Member Ahli Sosiologi Perdesaan Dunia, 
oleh presiden Asosiasi Sosiologi Pedesaan Asia (ARSA) Lutgarda L Tolentino.

SpiritNews. com.- Kepala pemerintahan Kabupaten (Bupati) Pangkep H. Syamsuddin Hamid, SE, dianugrahi penghargaan dengan gelar Spesialis Member Ahli Sosiologi Perdesaan Dunia.

Sementara penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Presiden Asosiasi Sosiologi Pedesaan Asia (ARSA) Lutgarda L Tolentino, disela-sela kunjungan kerjanya ke Pangkep bersama 100 orang rombongan tergabung dalam Asosiasi Sosiologi Perdesaan Asia (ARSA).Pada Hari Kamis lalu.

Lokasi yang di kunjungi rombongan ARSA antara lain desa Bulu Cinde Kecamatan Bungoro dan desa Bonto Manai, Marang. yang di fasilitasi oleh Universitas Negeri Hasanuddin Makassar. 

Berdasarkan pantauan awak media ini, nampak kunjungannya diikuti sekitar 100 orang  sejumlah 8 Negara, selain mengunjungi lokasi pengolahan garam, merekapun mengunjungi tempat pengolahan jajanan khas olahan rumput laut diwilayah Pangkep.

Presiden ARSA menutrkan bahwa dalam bentuk apresiasi kami terhadap pemerintah Pangkep, kami akan mengangkat Bupati Pangkep, H. Syamsuddin A Hamid, SE, sebagai spesialis member ahli pedesaan Dunia, kata Lutgarda disambut tepuk tangan masyarakat dan rombongan ARSA.

Lanjut Presiden ARSA, mengatakan bahwa tidak hanya itu, Lutgarda juga berharap Bupati Pangkep dapat hadir dalam kegiatan konferensi yang akan dilaksanakan nanti di Republik China di tahun berikutnya. 

Sementa Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid mengaku sangat bangga, rombongan ahli pedesaan dari berbagai negara tetangga yang tergabung dalam Asosiasi Sosiologi Pedesaan Asia (ARSA), mengunjungi dan melihat langsung potensi pedesaan yang ada di Pangkep.

"Kalau di Asian Games puluhan negara hadir jadi peserta, di Pangkep juga hadir 8 negara. Terima kasih buat instansi yang sudah membuat terobosan di wilayah pedesaan Pangkep," ucap Syamsuddin.

Asosiasi Sosiologi Pedesaan Asia (ARSA) adalah rangkaian acara fasilitas dan mekanisme di mana perkembangan terakhir, membahas masalah dan wacana tentang masyarakat pedesaan dan perkotaan di Asia ditangani melalui Konferensi Internasional yang diselenggarakannya setiap empat tahun.

Konferensi Internasional ARSA ke-6 tahun 2018 diselenggarakan di Makassar dengan tema “Membangun Sistem Pangan Berkelanjutan di Asia: Beberapa Keterkaitan Pedesaan-Perkotaan dalam Dunia Globalisasi. Ini diselenggarakan pada 27-30 Agustus 2018 di Universitas Hasanuddin, Makassar, Indonesia. dan salah satu kabupaten yang dianggap berhasil dalam pengelolaan perdesaanya adalah kabupaten Pangkep. 

Di antara sub-tema Konferensi adalah migrasi desa-kota, ekologi dan ekonomi politik, sistem pangan, modal sosial, sistem gender. Mengingat situasi di atas, Asosiasi Sosiologi Pedesaan Asia akan membahas masalah ini dalam konferensi internasional dengan tema: “Membangun Sistem Pangan Berkelanjutan di Asia: Beberapa Keterkaitan Perkotaan Pedesaan dalam Dunia Globalisasi”  

Isu-isu dalam tema ini mencakup migrasi desa-kota, ekologi dan ekonomi politik, sistem pangan, modal sosial, peran gender dalam pembangunan berkelanjutan, dan, institusi dan tata kelola lokal

Secara khusus, integrasi pedesaan-perkotaan dilihat sebagai salah satu produk sampingan dari globalisasi dalam hal aspek ekonomi, sosial, ekologi dan politik. 

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.