SPIRITNEWS.COM INDEPENDEN TERPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: PT. LAZUARDI BUKIT BINTANG NOMOR AHU-0041037.AH.01.TAHUN 2018, PENGESAHAN BADAN HUKUM PERSERO TERBATAS, DITETAPKAN DI JAKARTA 30 AGUSTUS 2018, NOMOR DAFTAR PESEROAN NOMOR AHU-0113857.AH.01.11. TAHUN 2018 TANGGAL 30 AGUSTUS 2018, * SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Kapolda Sulsel,Dapat Pujian Dari Keluarga Korban Peluru Karet
Kapolda Sulsel,Dapat Pujian Dari Keluarga Korban Peluru Karet

Kapolda Sulsel,Dapat Pujian Dari Keluarga Korban Peluru Karet


Foto,Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono mengajak Arialdy 
berjalan saat berkunjung kerumahnya dan dijamu oleh Keluarga Arialdy.

SpiritNews.com.- Kapolda Sulsel beserta rombongan menuju ke rumah Arialdy yang sempat ramai di pemberitaan terkena peluru karet petugas saat pembubaran balap liar di jalan urip Sumoharjo Pekan lalu Jumat (06/10/17).

Sementara menurut orang tua Arialdy kedatangan Kapolda Sulsel yang di rasa tidak akan mungkin seorang Jendral Bintang Dua bertamu dan berkunjung ke rumahnya,“Sungguh haru biru sekaligus bangga akan kehadiran bapak kapolda” pungkas orang tua arialdy mengakui sangat terkejut.

Berdasarkan pemantauan awak media terlihat pembicaraan terlihat hangat saat kapolda berada diantara keluarga arialdy,“ kami beserta jajaran tidak sama sekali berniat untuk menciderai masyarakat. Tetapi, dalam situasi kamtibmas yang sangat dinamis menuntut pihak kepolisian untuk melakukan tindakan tegas. Terutama kepada pelaku kejahatan, balap liar yg meresahkan masyarakat banyak.

Pada kesempatan tersebut Jenderal Bintang Dua itu,mengungkapkan bahwa kami sebagai petugas kepolisian,diharuskan selalu menjaga kamtibmas,memberi perlindungan,pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat terkadang saat dilapangan ada faktor resiko yang kami hadapi seperti terkena busur, lemparan batu,senjata tajam dan itulah resiko pekerjaan sebagai aparat kepolisian.

Selain itu,Muktiono menyampaikan bahwa secara pribadi,saya sangat prihatin atas musibah yang menimpa anak kita ini, penting bagi saya untuk menjaga perasaan masyarakat karena kami semua juga manusia biasa.ucapnya.

Selaku orang tua,menyampaikan seperti ketiban rezeki atas musibah ini,semoga ini bisa menjadi sarana silaturahmi dan kami ambil hikmahnya,sudah banyak komentar positif masyarakat tentang situasi Sulsel yang jauh lebih baik karena adanya ketegasan kepolisian dalam menghadapi kriminal,ucap Ayah Arialdy.(*) Sumber berita PID Polda Sulsel.

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.