-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS "AYO KITA IKUT VAKSINASI AGAR TUBUH KITA SEMAKIN KEBAL DARI SEGALA PENYAKIT, "AYO KITA SEMUA TETAP TAAT PROKES, DENGAN SELALU MEMAKAI MASKER, SELALU MENCUCI TANGAN PADA AIR YANG MENGALIR, TETAP MENJAGA JARAK DENGAN MENGHINDARI KERUMUNAN, " ****
Camat Bontoala, Wali Kota Makassar Telah Mencanangkan Program Vaksinasi 100 RT Per Hari
Camat Bontoala, Wali Kota Makassar Telah Mencanangkan Program Vaksinasi 100 RT Per Hari

Camat Bontoala, Wali Kota Makassar Telah Mencanangkan Program Vaksinasi 100 RT Per Hari

Foto.- Camat Bontoala, Arman.

SPIRITNEWS MAKASSAR.- Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto telah mencanangkan program vaksinasi 100 RT per hari. Upaya ini dilakukan untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok.

Danny menyampaikan hal itu saat rapat koordinasi bersama Forkompinda Makassar di Ruang Rapat Sipakatau Balai Kota Makassar, Senin (13/09/2021). Ia pun menginstruksikan Camat dan Lurah untuk menyukseskan program tersebut.

Instruksi itu kemudian ditindaklanjuti langsung oleh Camat Bontoala, Arman. Malamnya usai rapat bersama Wali Kota, ia pun mengumpulkan seluruh Lurah untuk memberikan pengarahan.

“Kami langsung menindaklanjuti melakukan pertemuan dengan para Lurah dan Korlap Makassar Recover Bontoala untuk menentukan titik koordinat setiap RT tempat vaksinnya,” ungkap Arman.

Arman menegaskan bahwa pihaknya bakal menggejot program vaksinasi 100 RT per hari ini. Sejumlah upaya akan dilakukan, salah satunya menyiapkan titik lokasi vaksin yang strategis.

“Kita bisa gunakan pelataran masjid, kita bisa memakai sekolah di lingkungan itu, pos kamling. Misalnya, satu sekolah itu kita bisa menampung beberapa RT di sekelilingnya,” sambungnya.

“Tentunya strategi yang bisa gunakan adalah memanfaatkan semua potensi yang ada, semua stakeholder. Dan akan bersatu padu mensukseskan program ini,” ucap Arman.

12 kelurahan yang berada di lingkup Bontoala diminta untuk terus melakukan sosialisasi kepada warga agar bisa ikut divaksin. Jika mengalami kendala, kata Arman, segera dikomunikasikan.

“Kemudian kan ada juga detektor. Lewat itu kan juga bisa melakukan pendekatan di RT-nya untuk mau diajak vaksin yang belum,” tutup Arman.(*/red).

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.