-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS "AYO KITA IKUT VAKSINASI AGAR TUBUH KITA SEMAKIN KEBAL DARI SEGALA PENYAKIT, "AYO KITA SEMUA TETAP TAAT PROKES, DENGAN SELALU MEMAKAI MASKER, SELALU MENCUCI TANGAN PADA AIR YANG MENGALIR, TETAP MENJAGA JARAK DENGAN MENGHINDARI KERUMUNAN, " ****
Kabid Humas Polda Sulsel,  Ungkap Fakta Baru Kasus Mayat Terbakar di Maros
Kabid Humas Polda Sulsel,  Ungkap Fakta Baru Kasus Mayat Terbakar di Maros

Kabid Humas Polda Sulsel, Ungkap Fakta Baru Kasus Mayat Terbakar di Maros

Foto.- Mayat Terbakar di Kampung Tompo Ladang, Desa Padaelo,
Kec. Mallawa, Kab, Maros, Sulsel, Pada Hari Jumat (11/6) lalu.

SPIRITNEWS SULSEL.- Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus kematian seorang laki-laki yang tewas terbakar di Kampung Tompo Ladang, desa Padaelo Kec. Mallawa, Kab, Maros, Sulsel, Jumat (11/6) lalu.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan mengungkapkan hasil laboratorium forensik (labfor) Polda Sulsel telah keluar sehingga dapat disampaikan beberapa hal yg diharapkan dapat membantu penyidik dari Polres Maros untuk bisa segera mengungkap kasus ini. Karena berdasarkan catatan Kepolisian Polda Sulsel ini adalah kasus orang mati karena dibakar yang ke dua kali dalam 2 bulan terakhir yang terjadi diwilayah hukum Polres Maros.

Dijelaskan oleh Kabid Humas, bahwa hasil labfor menunjukkan Fakta terbaru bahwa korban meninggal karena sengaja di bakar dan dalam tubuh korban ditemukan cairan yang dapat memicu pembesaran api, (bensin).

Selain itu, hasil labfor juga mengungkap adanya luka tusuk ditubuh korban.

"Ya dari hasil labfor yang kami terima, mengungkap bahwa korban tersebut dibakar, dan dengan adanya luka tusuk ditubuh korban, kemungkinan dibunuh dulu sebelum dibakar ," ungkap E.Zulpan, Sabtu(12/06/2021).

Kemudian E.Zulpan juga menjelaskan Biddokkes Polda Sulsel juga telah mengotopsi mayat terbakar, dan memastikan korban adalah laki-laki dan berusia antara 16 tahun sampai 25 tahun.

"Jadi kami juga menghimbau masyarakat yang merasa kehilangan keluarga dengan ciri ciri di atas bisa datang ke Bid Dokkes Polda Sulsel untuk diambil DNA dan data-data ante mortem untuk identifikasi korban,"ungkap E.Zulpan.(*/Humas Polda Sulsel).

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.