-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS MASKERKU MENYELAMATKANKU DARI PENULARAN VIRUS COVID-19 "AYO KITA SEMUA SELALU CUCI TANGAN PADA AIR YANG MENGALIR, TETAP JAGA JARAK, HINDARI KERUMUNAN, SELALU MEMAKAI MASKER" ****
Inilah Pesan Pangdam Hasanuddin, di Kodim Kolaka, Persiapkan Masa Tua
Inilah Pesan Pangdam Hasanuddin, di Kodim Kolaka, Persiapkan Masa Tua

Inilah Pesan Pangdam Hasanuddin, di Kodim Kolaka, Persiapkan Masa Tua

Foto.- Pangdam XIV/Hsn, Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XIV/Hasanuddin Ny. Indah Syafei, saat Kunker di Kodim Kolaka.

SPIRITNEWS KOLAKA.- Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XIV/Hasanuddin Ny. Indah Syafei berkunjung ke Kodim 1412/Kolaka Kel. Laloeha, Kec. Kolaka, Kab. Kolaka, Jum'at pukul 11.00 Wita (28/05/2021).
Pangdam Hasanuddin dihadapan para Prajurit dan PNS beserta Ibu Persit mengatakan, bagi prajurit yang mendekati usia pensiun agar mempersiapkan diri sebaik-baiknya, karena bagi prajurit yang pensiun pendapatan akan berkurang tinggal 70 persen.

"Oleh karena itu, berfikir bagaimana bisa di masa purnabakti/pensiun sudah bisa mempunyai tempat tinggal atau rumah, karena rumah dinas yang di tempati sekarang bukan milik pribadi dan ditinggali selamanya", ungkap Pangdam.

"Guna mendukung kesejahteraan ekonomi keluarga berdayakan potensi wilayah yang ada dengan memanfaatkan perkarangannya menanam tanaman yang bermanfaat atau beternak dan lainnya", ajaknya.

"Selain itu dalam beraktivitas sempatkan untuk berolah raga sehingga menjaga kebugaran tubuh karena olah raga merupakan suatu kebutuhan bukan paksaan", sambungnya.

"Dalam situasi pandemi patuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas dan bagi anggota maupun Ibu Persit yang belum di vaksin segera di vaksin karena sesuai dengan perintah Kasad", tambahnya.

Diakhir pengarahannya Pangdam berpesan untuk menghindari pelanggaran, "jangan menjadi calo werving dalam penerimaan calon TNI AD karena itu merupakan pelanggaran sangsinya sangat berat, selain itu terkait dalam penggunaan media sosial (Medsos) bagi prajurit dan keluarga maupun PNS gunakan pada hal-hal yang positif dan bermanfaat dan jangan mengomentari tentang kebijakan-kebijakan pemerintah", tutupnya.(*/Pendam XIV/Hasanuddin).

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.