-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS MASKERKU MENYELAMATKANKU DARI PENULARAN VIRUS COVID-19 "AYO KITA SEMUA SELALU CUCI TANGAN PADA AIR YANG MENGALIR, TETAP JAGA JARAK, HINDARI KERUMUNAN, SELALU MEMAKAI MASKER" ****
Kodam Hasanuddin Gelar Syukuran HUT ke-72 Infanteri
Kodam Hasanuddin Gelar Syukuran HUT ke-72 Infanteri

Kodam Hasanuddin Gelar Syukuran HUT ke-72 Infanteri

Foto, Pangdam Hasanuddin, saat memberikan bingkisang,
 diacara Syukuran HUT ke-72 Infanteri, Sabtu 19/12/2020.

SPIRITNEWS MAKASSAR.– Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Infanteri dengan tema “Infanteri Profesional, Kuat Bersama Rakyat”, diperingati Kodam XIV/Hasanuddin dengan mengelar acara doa dan syukuran bertempat di Balai Pertemuan Hasanuddin (BPH) Makodam Jl. Urip Sumoharjo Makassar, Sabtu (19/12).

Komandan Pussenif (Danpussenif) Kodiklatad Letjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han)., dalam amanat yang dibacakan oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, S.E., mengucapkan selamat Hari Infanteri ke-72 tahun 2020. “DIRGAHAYU INFANTERI TNI AD”, ucapnya.

“Salah satu catatan peristiwa penting yang menjadi tonggak sejarah Infanteri adalah saat menghadapi Agresi Militer Belanda II tanggal 19 Desember 1948, dengan Panglima Besar Jenderal Sudirman menjalankan Perintah Siasat No. 1/1948 tanggal 12 Juni 1948, beserta Perang Rakyat Semesta mengeluarkan perintah kilat No. I/PB/D/1948”, tuturnya.

“Dengan melaksanakan Perang Rakyat Semesta, pasukan yang hijrah melakukan aksi Wing Gate (infiltrasi) dengan cara long march kembali ke wilayah masing-masing dan membentuk Wehkreise (kantong- kantong kekuatan) sebagai titik-titik pertempuran gerilya”, sambungnya.

“Dari peristiwa tersebut kita mendapatkan nilai heroisme yang sarat dengan jiwa pengabdian militansi yang tinggi dan tangguh sebagai pertempuran terdepan dalam menjaga kedaulatan NKRI”, ungkap Danpussenif.

“Hal ini merupakan refleksi potret perjuangan tanpa akhir, tidak kenal menyerah dan kerelaan berkorban demi kepentingan bangsa dan negara. Sebagai perwujudan nilai-nilai perjuangan yang perlu dilestarikan kepada generasi penerus prajurit Infanteri”, jelasnya.

“Selain itu, merupakan cermin jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional. Prajurit Infanteri bersama rakyat dan komponen bangsa lainnya siap mendukung tugas pokok TNI AD”, tambahnya.

Diakhir sambutannya Letjen Besar Harto Karyawan mengatakan bahwa tantangan tugas kedepan semakin kompleks dan dinamis. Respon dalam mensikapi hal tersebut telah direalisasikan secara bertahap dengan melakukan transformasi dan modernisasi alutsista guna memberikan semangat baru.

“Oleh karena itu mari kita mantapkan langkah guna mewujudkan Infanteri yang maju, modern, dan berkelas dunia, dengan berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas”, ajaknya. (*/Pendam XIV/HSN).

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.