-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: PT. LAZUARDI BUKIT BINTANG NOMOR AHU-0041037.AH.01.TAHUN 2018, PENGESAHAN BADAN HUKUM PERSERO TERBATAS, DITETAPKAN DI JAKARTA 30 AGUSTUS 2018, NOMOR DAFTAR PESEROAN NOMOR AHU-0113857.AH.01.11. TAHUN 2018 TANGGAL 30 AGUSTUS 2018, * SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Mendagri, Tito Karnavian Minta Satpol PP Tak Eksesif Mengamankan Pilkada Nanti
Mendagri, Tito Karnavian Minta Satpol PP Tak Eksesif Mengamankan Pilkada Nanti

Mendagri, Tito Karnavian Minta Satpol PP Tak Eksesif Mengamankan Pilkada Nanti

Foto, Tito Karnavian Mendagri meminta Satpol PP Tak Eksesif Mengamankan Pilkada serentak nanti.


JAKARTA SPIRITNEWS.- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta Satuan Polisi Pamong Praja tidak bertindak eksesif dalam mengamankan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak 2020.
Disampaikan Tito Karnavian jangan main pukul dan lawan, nanti konflik," kata Tito dalam rapat koordinasi bersama KPU dan Bawaslu, Pada Hsri Jumat, Tanggal 4 September 2020.
Pada kesempatan itu pula Tito Karnavian menyampaikan, dalam pelaksanaan pilkada, Satpol PP itu, harus mewaspadai dua potensi diantaranya aksi anarkis dan ketaatan pada aturan KPU, sekaligus ketaatan pada penanganan Cobid - 19, dikutip dari media Tempo.co.
Selain itu Mendagri juga meminta dalam praktiknya agar Satpol PP, dapat bertindak tegas tapi harus proposional dan tegas. 
Artinya, tindakan mereka harus sesuai dengan tingkat pelanggaran atau ancaman yang ada. "Kalau bertindak berlebihan namanya eksesif, use of force. Itu tidak mengundang simpati," ujarnya.
Satpol PP, kata Tito, juga jangan diam saja jika melihat pelanggaran dalam pelaksanaan pilkada, seperti halnya, ada massa yang berkumpul tanpa menggunakan masker. 
Menurutnya, penanganan terhadap pelanggaran protokol kesehatan dalam pilkada harus sesuai situasi sosial budaya daerah masing-masing.
Tito Karnavian Ada daerah perlu tindakan tegas, agak keras,  Tapi ada daerah yang bisa memanfaatkan dengan local wisdom, tokoh masyarakat setempat supaya mereka patuh," ujar Tito. (*/Sumber berita Tempo.co).





 

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.