-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: PT. LAZUARDI BUKIT BINTANG NOMOR AHU-0041037.AH.01.TAHUN 2018, PENGESAHAN BADAN HUKUM PERSERO TERBATAS, DITETAPKAN DI JAKARTA 30 AGUSTUS 2018, NOMOR DAFTAR PESEROAN NOMOR AHU-0113857.AH.01.11. TAHUN 2018 TANGGAL 30 AGUSTUS 2018, * SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Presiden Jokowi, Masyarakat Jadi Bagian Pencegah Terjadinya Korupsi
Presiden Jokowi, Masyarakat Jadi Bagian Pencegah Terjadinya Korupsi

Presiden Jokowi, Masyarakat Jadi Bagian Pencegah Terjadinya Korupsi

Foto, Joko Widodo, Presiden RI, saat berdoa di akhir acara Aksi Nasional Pencegahan 
Korupsi secara virtual, Rabu (26/8), di Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat. 

BOGOR SPIRITNEWS.- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa gerakan budaya antikorupsi harus terus digalakkan dan masyarakat harus tahu apa itu korupsi, gratifikasi, serta menjadi bagian untuk mencegah korupsi.

Sementara itu, dikatakan bahwa yang dikatakan ”Antikorupsi, kepantasan, dan kepatutan yang harus menjadi budaya, kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi secara virtual, Rabu (26/8), di Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Takut melakukan korupsi, menurut Presiden, bukan hanya terbangun atas ketakutan terhadap denda dan terhadap penjara. ”Takut melakukan korupsi juga bisa didasarkan pada ketakutan kepada sanksi sosial, takut dan malu pada keluarga, kepada tetangga, dan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, kepada neraka,” ujar Presiden.

Oleh karena itu, Presiden mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjadi bagian penting dari gerakan budaya anti korupsi ini. ”Tokoh agama, tokoh budaya, tokoh masyarakat, dan para pendidik institusi pendidikan keagamaan, kesenian, adalah bagian yang sangat penting dari upaya ini,” kata Presiden.

Dengan keteladanan semuanya, perbaikan regulasi dan reformasi birokrasi, Presiden yakin masyarakat akan menyambut baik gerakan budaya antikorupsi ini. Kepala Negara sampaikan akan terus mengikuti aksi pencegahan korupsi ini dari waktu ke waktu.

”Pelaksanaan tiga agenda besar yang tadi saya sampaikan adalah kita bersama-sama laksanakan, samakan visi dan selaraskan langkah untuk membangun pemerintahan yang efektif, yang efisien, dan inovatif, sekaligus bebas dari korupsi,” pungkas Presiden.

Sementara berdasarkan panatauan awak media ini, terlihat juga turut hadir mendampingi Presiden dalam agenda tersebut diantaranya; Menko Polhukam Mahfud MD dan Seskab Pramono Anung. (*/Sumber berita Humas Seskab Indonesia Maju).

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.