-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS MASKERKU MENYELAMATKANKU DARI PENULARAN VIRUS COVID-19 "AYO KITA SEMUA SELALU CUCI TANGAN PADA AIR YANG MENGALIR, TETAP JAGA JARAK, HINDARI KERUMUNAN, SELALU MEMAKAI MASKER" ****
Presiden Berikan Banpres Produktif Bagi Pelaku Usaha Kecil dan Mikro di Aceh
Presiden Berikan Banpres Produktif Bagi Pelaku Usaha Kecil dan Mikro di Aceh

Presiden Berikan Banpres Produktif Bagi Pelaku Usaha Kecil dan Mikro di Aceh

Foto, Presiden Joko Widodo, memberikan Banpres Produktif di Pusat 
Layanan Usaha Terpadu KUMKM, di Provinsi Aceh, Pada Hari Selasa (25/8).

ACEH SPIRITNEWS.- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM), Selasa (25/8), di Pusat Layanan Usaha Terpadu KUMKM, Provinsi Aceh.

Pemerintah, menurut Presiden, memberikan bantuan Presiden (Banpres) produktif karena mengetahui bahwa kondisi saat ini sangat sulit, tidak mudah, dan tidak gampang baik dialami oleh pelaku usaha yang mikro, kecil, menengah, maupun besar.

”Semuanya memang masih berada pada posisi yang sulit karena pandemi Covid-19, karena Virus Corona. Kita mungkin insyaallah nanti akan kembali pada posisi normal setelah penduduk semuanya divaksinasi, baru. Kita memproduksi vaksin ini kira-kira bulan-bulan Desember-Januari sehingga nanti mulai divaksinnya bulan Januari,” ujar Presiden.

Oleh sebab itu, Presiden minta kepada para pelaku usaha harus tetap kerja keras dan semangat agar kehidupan ekonomi tetap pada posisi yang baik meski omsetnya turun. Kepala Negara juga meminta agar uang yang diterima dipergunakan dengan baik.

”Hari ini diberikan di lingkungan kita sebanyak 2oo lebih pelaku usaha mikro, kecil, tapi nanti sampai akhir September akan diberikan kepada 12 juta pelaku usaha mikro dan kecil di seluruh tanah air. Kemarin baru kita mulai 1 juta tambah setiap hari tambah tambah tambah nanti insyaallah akhir September sudah 12 juta,” kata Presiden.

Harapan Presiden, dengan pemberian banpres tersebut dagangan para pelaku usaha jumlahnya menjadi lebih banyak. ”Kita harapkan omsetnya ya naik mungkin belum pada posisi normal, tetapi sudah bisa naik lagi. Saya kira posisi ini yang harus kita ketahui sampai nanti betul-betul pada posisi normal kembali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden sampaikan bahwa kondisi di Aceh lebih baik daripada kondisi di Jawa yang lebih banyak pandemi Covid-19. ”Saya sampaikan ke Pak Gub agar pengendalian ini betul-betul terus ditekan agar Covid-19 bisa hilang dan tidak ada lagi di Provinsi Aceh dan di seluruh tanah air kita Indonesia,” jelas Presiden.

Pada bagian akhir, Presiden ingatkan semua untuk mengenakan masker digunakan, jaga jarak, jangan masuk ke kerumunan yang terlalu banyak, dan berhimpitan. ”Kalau habis kegiatan segera cuci tangan. Ya itu cara-cara kita untuk menghindar dari Covid-19,” pungkas Presiden seraya berharap semua kembali normal.

Turut hadir dalam agenda tersebut KSP Moeldoko, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah. (*/Seskab Indonesia Maju).

Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.