-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: PT. LAZUARDI BUKIT BINTANG NOMOR AHU-0041037.AH.01.TAHUN 2018, PENGESAHAN BADAN HUKUM PERSERO TERBATAS, DITETAPKAN DI JAKARTA 30 AGUSTUS 2018, NOMOR DAFTAR PESEROAN NOMOR AHU-0113857.AH.01.11. TAHUN 2018 TANGGAL 30 AGUSTUS 2018, * SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
BLT Dana Desa Diperpanjang Sampai Desember, Pemerintah Tambah Rp 53 miliar
BLT Dana Desa Diperpanjang Sampai Desember, Pemerintah Tambah Rp 53 miliar

BLT Dana Desa Diperpanjang Sampai Desember, Pemerintah Tambah Rp 53 miliar

Foto, Abdul Halim saat rapat pembahasan tambahan anggaran sebesar Rp 53 Milliar.

SPIRITNEWS.COM.- Pemerintah akan menambah anggaran sebesar Rp 53 miliar untuk bantuan langsung tunai (BLT) dana desa.

Di tengah pandemi virus corona (Covid-19), anggaran dana desa memang dialihkan menjadi BLT dana desa sebagai upaya perlindungan sosial. Belum pastinya akhir dari pandemi corona membuat BLT dana desa diperpanjang hingga Desember 2020.

Disampaikan pula bahwa "Kalau BLT disalurkan sampai Desember, ada beberapa desa yang duitnya enggak cukup," ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar dalam konferensi pers, Selasa (4/8).

Lebih lanjut Abdul Halim bilang, sebanyak 550 desa di 33 provinsi tidak memiliki anggaran yang cukup untuk tambahan dana desa. Hal itu akibat dari dana deaa yang cair lebih awal dari biasanya.

Oleh karena itu, kekurangan BLT dana desa akan ditutupi oleh pemerintah. Abdul Halim mengatakan, hal tersebut telah disepakati oleh pemerintah.

Pada kesempatan tersebut "Diharapkan dapat tambahan dana nilainya Rp 53 miliar sudah kita bahas di rapat tingkat menteri," ujarnya.

Selian itu, Abdul Halim menyampaikan, saat ini penyaluran BLT dana desa termin I bulan pertama sudah mencapai 99%. Angka tersebut setara dengan Rp 4,73 triliun untuk 7,88 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Sedangkan total untuk penyaluran termin I sebesar Rp 12,24 triliun. Penyaluran untuk termin II telah mulai sebesar Rp 73,61 miliar dan termin III rencananya disalurkan bulan Oktober mendatang.(*/Sumber berita Kontan.co.id).





Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.