-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: PT. LAZUARDI BUKIT BINTANG NOMOR AHU-0041037.AH.01.TAHUN 2018, PENGESAHAN BADAN HUKUM PERSERO TERBATAS, DITETAPKAN DI JAKARTA 30 AGUSTUS 2018, NOMOR DAFTAR PESEROAN NOMOR AHU-0113857.AH.01.11. TAHUN 2018 TANGGAL 30 AGUSTUS 2018, * SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Panglima TNI Bersama Kapolri, Silaturahmi Dengan Pimpinan Pondok Pesantren Nahdatul Ulum
Panglima TNI Bersama Kapolri, Silaturahmi Dengan Pimpinan Pondok Pesantren Nahdatul Ulum

Panglima TNI Bersama Kapolri, Silaturahmi Dengan Pimpinan Pondok Pesantren Nahdatul Ulum

 
Foto, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto yang didampingi Kapolri Jenderal Idham Azis serta Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, bersama ketua MUI sulsel AG. DR. KH. Sanusi Baco, Lc. di Mess Antariksa Lanud Hasanuddin,Kabupaten Maros, Sabtu, 11 Juli 2020.



Panglima TNI Bersama Kapolri, berharap Pondok Pesantren Nahdatul Ulum dapat mensyiarkan penerapan protokol kesehatan kemasyarakat.

SPIRITNEWS.COM.- Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan pondok pesantren menjadi bagian penting dalam mensyiarkan penerapan protokol kesehatan kemasyarakat harapannya kepada Pimpinan Ponpes AG. DR. KH. Sanusi Baco, Lc., di Mess Antariksa Lanud Hasanuddin,Kabupaten Maros, Sabtu, 11 Juli 2020.

Hal itu diungkapkan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto saat melakukan silaturahmi dengan Ketua Nahdatul Ulama, pimpinan Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Makassar serta Pengasuh Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum Kabupaten Maros yang juga ketua MUI sulsel AG. DR. KH. Sanusi Baco, Lc.

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto yang didampingi Kapolri Jenderal Idham Azis serta Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengaku,Indonesia termasuk sulsel saat ini masih menghadapi pandemi covid-19 yang tentunya membutuhkan dukungan dan bantuan dari semua pihak untuk bersama-sama melawan virus berbahaya ini.

"Sampai saat ini Sulsel dan Indonesia masih menghadapi terus pandemi Covid-19.Dan karena obatnvaksinya belum ditemukan maka protokol kesehatan harus terus dilaksanakan termasuk didalam pondok pesantren (Ponpes),"ungkap Hadi.

Ia menyebutkan Ponpes menjadi bagian penting yang diharapkan menjadi agen dalam mensyiarkan kegiatan yang ada di ponpes terkait dengan penerapan protokol kesehatan.

"Pondok pesantren agar tetap berjalan sesuai kurikulum yang ada, namun tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat, termasuk terus mensyiarkan kepada masyarakat,"sebutnya.

Hadi Tjahjanto menambahkan di sekolah mengacu pada protokol kesehatan, namun apabila ada kejadian tetap akan dilakukan evaluasi.

"Disekolah maupun pesantren semua tetap mengacu pada protokol kesehatan,yang apa bila ada kejadian akan dilakukan evaluasi,"tambahnya.

Sementara itu Gubernur Sulsel,  Nurdin Abdullah mengatakan dalam menyelesaikan masalah covid-19,pemerintah tidak bisa sendiri dan membutuhkan dukungan semua pihak.

"Silaturahmi ini penting, sebab menyelasaikan masalah covid-19 ini pemeritah tidak bisa sendiri. Dan hadirnya tokoh ulama, toko pendidik dan tokoh masyarakat akan semakin mempercepat penyelesaian virus berbahaya ini,karena  kita menyelesaikan pandemik ini buka hanya tindakan medis semata, tapi kita juga membutuhkan edukasi sosialisasi ketengah masyarakat,"pungkasnya.

Diketahui silaturahmi ini merupakan kunjungan kerja Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis dihari kedua di kota makassar. (*/Sumber berita Diskominfo Pemprov Sulsel).

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.