-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: PT. LAZUARDI BUKIT BINTANG NOMOR AHU-0041037.AH.01.TAHUN 2018, PENGESAHAN BADAN HUKUM PERSERO TERBATAS, DITETAPKAN DI JAKARTA 30 AGUSTUS 2018, NOMOR DAFTAR PESEROAN NOMOR AHU-0113857.AH.01.11. TAHUN 2018 TANGGAL 30 AGUSTUS 2018, * SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Teknologi Smart Helmet Deteksi Suhu Tubuh Bakal Dioperasikan Jajaran TNI AD
Teknologi Smart Helmet Deteksi Suhu Tubuh Bakal Dioperasikan Jajaran TNI AD

Teknologi Smart Helmet Deteksi Suhu Tubuh Bakal Dioperasikan Jajaran TNI AD

Inilah Teknologi Smart Helmet Deteksi Suhu Tubuh Bakal Dioperasikan Jajaran TNI AD

Berbagai inovasi yang di lakukan Mabes Angkatan Darat (Mabesad), untuk memerangi Covid-19 salah satunya akan mengoperasionalkan teknologi Smart Helmet pendeteksi suhu tubuh guna memutus mata rantai virus corona (Covid-19).
Foto, helm dari samping.

Dilansir dari kanal youtube TNI AD, Sabtu (30/05/2020),  bertempat di ruang Puskodal Mabesad,  Kasad Jenderal TNI Andhika Perkasa menyampaikan untuk mengoperasikan Smart Helmet  di jajaran TNI AD.

"Laksanakan training dulu bagi semua operator satuan untuk bisa  mengoperasikan Smart Helmet,  agar mempermudah, karena perlu satu persatu dari tahapan sampai ke wajah harus diukur sesuai penggunaan" ucap Jenderal Andhika

"Terdapat 5 unit Smart Helmet akan langsung didistribusikan  disatuan Mabesad, Akmil, Seskoad, Secapa dan RSPAD", tambahnya.

Menurut Ari selaku Trainer penyedia alat mengatakan Smart Helmet tersebut bisa mempelajari fiar-fiar suhu tubuh manusia dan obyek lainnya.

"Alat ini namanya Smart Helmet yang memiliki kamera yang bisa menangkap jarak sampai 8- 10 meter dengan menggunakan 1 frame dan bisa melihat sampai 13 orang serta bisa mendeteksi suhu tubuh orang per orang" terang Ari.

"Suhu ekstrim dapat dilihat lebih nyata melalui sensor helm dan akan di record" tambahnya.
Inilah Helm pengukur suhu tubuh.

Kapuskesad Mayjen TNI dr Tugas Ratmono mengatakan penggunaan Smart Helmet harus betul-betul dicermati karena penggunaan alat ini secara komputerais.
Model helm dari belakang.

"Jadi jangan banyak tangan, gunakan standar prosedur operasional, cara pegangan harus diperhatikan step by step menghidupkan dan mematikan alatnya", pesan Mayjen Ratmono. (*/Pendam XIV Hasanuddin).

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.