-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: PT. LAZUARDI BUKIT BINTANG NOMOR AHU-0041037.AH.01.TAHUN 2018, PENGESAHAN BADAN HUKUM PERSERO TERBATAS, DITETAPKAN DI JAKARTA 30 AGUSTUS 2018, NOMOR DAFTAR PESEROAN NOMOR AHU-0113857.AH.01.11. TAHUN 2018 TANGGAL 30 AGUSTUS 2018, * SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Lemdiklat Polri Canangkan Zona Integritas
Lemdiklat Polri Canangkan Zona Integritas

Lemdiklat Polri Canangkan Zona Integritas

Foto, Komjen. Pol. Drs. Arief Sulistyanto, M.Si., Kalemdiklat Polri

JAKARTA, SPIRITNEWS. COM.- Untuk peningkatan kinerja yang disertai proses birokrasi yang bersih dan berintegritas, Lemdiklat Polri mencanangkan zona integritas, Rabu (13/5/2020). Pencanangan dilaksanakan oleh Kalemdiklat Polri, Komjen. Pol. Drs. Arief Sulistyanto, M.Si., di Smart Room IT Center Lemdiklat Polri, pembacaan pencanangan dilakukan melalui video conference.

Gubernur DKI Jakarta, H. Anies Rasyid Baswedan, S.E., M.P.P., Ph.D., hadir di pencanangan itu. Kemudian, perwakilan dari Men-PAN/RB, Ketua Ombudsman, Ketua BNSP, Sekretaris Kompolnas, Pendiri ESQ Leadership Center dan Wairwasum Polri.

Serta Karojianstra SSDM Polri, Karo RBP Srena Polri, Karo Wabprof Divpropam Polri, Karo Multimedia Divhumas Polri, Para Pejabat Utama Lemdiklat Polri dan para Kasatdik jajaran Lemdiklat Polri.

Dalam kesempatan itu, Komjen Pol. Arief Sulistyanto menyampaikan pencanangan Zona Integritas di lingkungan kerja Polri, khususnya di Lemdiklat merupakan upaya peningkatan kinerja. Dan, dibarengi dengan proses birokrasi yang bersih dan berintegritas.

“Integritas adalah sikap moral setiap individu dan kesatuan yang meliputi kejujuran, disiplin, kerja keras dan kerja cerdas. Yang menjadi landasan moralitas setiap individu dalam kesatuan yang out come-nya, adalah tercapainya target kinerja.

Kemudian, kepuasan pelanggan dan selalu membawa kemajuan serta tidak terjadi praktek KKN (korupsi, kolusi, nepotisme),” jelas Jenderal Bintang Tig aitu.

Jenderal Bintang Tiga itu juga menjelaskan bahwa penanda tanganan Piagam Zona Integritas jangan hanya diartikan sebagai kegiatan seremonial yang formalistik. Tetapi harus dimaknai sebagai pencanangan tekad.

Serta kesungguhan setiap individu serta seluruh komponen organisasi. Untuk melaksanakan pekerjaannya dalam ikatan integritas.

“Kita sering dan mudah mengatakan integritas dan berintegritas. Bahkan, zona integritas ini telah dicanangkan sejak tahun 2012. Mari kita berintrospeksi dengan bertanya pada diri kita masing-masing. Sudahkah kita berintegritas? Apakah kita berani bersikap jujur?

Apakah kita profesional dan seterusnya? Tentu ini berpulang kepada diri kita masing-masing. Sebagai para pemimpin satuan, pemimpin organisasi dan pelaksana khususnya di dalam jajaran Lemdiklat Polri,” jelas Mantan Kabareskrim Polri itu.

Mantan AS SDM Polri menjelaskan bahwa yang paling penting adalah peran pemimpin satuan dari paling tinggi sampai dengan personel di ujung pelayanan di masyarakat.

Para pemimpin harus mampu menjadi roel model, yang meneladani dan menjadi lokomotif dalam menegakkan integritas, begitu pula setiap orang juga harus berani dan bisa menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri. (*/Sumber berita Tribratanews polri).

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.