-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS MASKERKU MENYELAMATKANKU DARI PENULARAN VIRUS COVID-19 "AYO KITA SEMUA SELALU CUCI TANGAN PADA AIR YANG MENGALIR, TETAP JAGA JARAK, HINDARI KERUMUNAN, SELALU MEMAKAI MASKER" ****
Gubernur Sulsel, Menunggu Usulan Tiga Daerah, Terkait Rencana PSBB
Gubernur Sulsel, Menunggu Usulan Tiga Daerah, Terkait Rencana PSBB

Gubernur Sulsel, Menunggu Usulan Tiga Daerah, Terkait Rencana PSBB

Foto, Gubernur Sulsel, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19. 
Pada Hari Selasa, Tanggal 14 April 2020. 

MAKASSAR, SPIRITNEWS. COM.- Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19, masih terus mengkaji recana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan melihat perkembangan yang ada termasuk meminta masukan tiga daerah yang menjadi episenturm penyebaran, Pada Hari Selasa, Tanggal 14 April 2020.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah yang juga ketua gugus tugas mengatakan upaya yang dilakukaan saat ini telah berjalan seperti isolasi mandiri, baik itu isolasi parsial di tingkat RT/RW, desa dan kelurahan.sambil menunggu usulan tiga kabupaten/kota yakni, Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros, terkait rencana PSBB.

Sementara disampaikan bahwa kalau upaya yang pertama telah kita lakukan dan memang tidak mampu memotong rantai penularan COVID 19 ini, tentu akan kita usulkan pemberlakuan PSBB, katanya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulsel mengungkapkan bahwa daerah itu termasuk Kabupaten Gowa dan Maros sebagai penyangga Kota Makassar, tutur Gubernur belum lama ini.

Pada kesempatan tersebut, Nurdin menjelaskan lokalisir di wilayah ini dilakukan karena dikhawatirkan akan menyebar ke daerah lainnya, terang Prof Andalan.

Hal ini yang menjadi dan mendapat perhatian khusus karena bagaimanapun, Sulsel menjadi salah satu penyangga pangan nasional. Suplai pangan ini yang juga harus dijaga.

"Kemarin kita sudah mengumpulkan camat dan lurah. Tentu akan kita perkuat di tingkat RT/RW. Apakah skenario yang betul-betul memotong rantai penularan. Kalau ini bisa berhasil kita lanjutkan, kalau tidak kita akan tingkatkan ke PSBB," tegasnya.

Sebelumnya Universitas Hasanuddin (Unhas) memprediksi jumlah kasus Corona di Sulsel akan mencapai 2.614 kasus dan puncaknya diprediksi pada 19 Mei mendatang,  dan jumlah ini akan terjadi jika tidak dilakukan upaya intervensi untuk mengatasinya. (*).


Baca juga:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.