SPIRITNEWS.COM INDEPENDEN TERPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: PT. LAZUARDI BUKIT BINTANG NOMOR AHU-0041037.AH.01.TAHUN 2018, PENGESAHAN BADAN HUKUM PERSERO TERBATAS, DITETAPKAN DI JAKARTA 30 AGUSTUS 2018, NOMOR DAFTAR PESEROAN NOMOR AHU-0113857.AH.01.11. TAHUN 2018 TANGGAL 30 AGUSTUS 2018, * SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Alami Tersesat di Belantara Hutan, GENPPARI Bersyukur Bisa Nikmati Keindahan Pegunungan Alpen
Alami Tersesat di Belantara Hutan, GENPPARI Bersyukur Bisa Nikmati Keindahan Pegunungan Alpen

Alami Tersesat di Belantara Hutan, GENPPARI Bersyukur Bisa Nikmati Keindahan Pegunungan Alpen


Foto, Ketua Umum GENPPARI Dede Farham Aulawi di Wilayah Eropa Timur, 
saat tersesat dengan ke indahan penggunungan alpen, di eropa timur.

Eropa, SpiritNews. com.- Berbekal google map, petualangan tim Genppari di wilayah Eropa Timur sangat mengesankan, pencarian tempat menginap sengaja dilakukan di tempat - tempat dimana rasa lelah mulai menyergap.

Begitupun pemilihan lokasi penginapan sengaja tidak mencari di pusat kota dengan alasan harga yang mahal dan juga suasana semua negara Eropa hampir sama.

Akhirnya disepakatilah pemilihan tempat di pinggiran kota, atau bahkan di desa - desa agar lebih bisa menikmati sensasi keasrian dan keaslian suasana yang benar-benar berbeda.

Sungguh sangat menarik mengikuti jejak petualangan tim Genppari di Eropa. Cukup dengan membaca perjalanannya, membawa imajinasi pembaca untuk melihat berdasarkan fantasinya.

Kali ini Ketua Umum Gerakan Nasional Pecinta Pariwisata Indonesia (GENPPARI) Dede Farhan Aulawi mengisahkan sedikit perjalanan nya ketika tersesat di belantara keindahan pegunungan Alpen.

Dede menceritakan kisahnya ini ketika dihubungi via sambungan telepon, Rabu (25/12). Menurut Dede tim-nya agak "tersesat" ketika mencari penginapan yang dipesan melalui situs booking com. Percaya pada petunjuk google map ternyata ada beberapa spot yang tidak terbaca sehingga kita meraba - raba dalam membaca peta.

Tak terasa di tengah gelapnya malam, menelusuri jalan desa naik turun gunung terus melakukan pencarian tanpa lelah. Akhirnya semakin jauh masuk ke hutan pegunungan dan "tersesat" dalam keindahan kiri dan kanan jalan.

" Hamparan salju yang memutih, menutupi jalan dan menyelimuti pohon dan rumah - rumah. Di bawah temaram purnama yang indah, tim Genppari tafakur dan bersyukur bisa menikmati keindahan alam karunia Allah yang Maha Besar ", ujar Dede.

Selanjutnya Dede juga menambahkan bahwa  pegunungan Alpen  memiliki wilayah yang sangat luas, dan  mencakup beberapa negara yang ada di Benua Eropa. Pegunungan Alpen terbentang melewati tujuh negara, seperti Swiss, Italia, Jerman, Slovenia, Perancis, Austria dan Liechtenstein.

Jadi jika ingin naik ke gunung Alpen, bisa masuk dari salah satu negara di atas.  Hutan belantara nya yang asri membuat kita seperti sedang menyaksikan keindahan yang ada di film - film.

Termasuk film India yang banyak dihiasi tarian dan nyanyian dengan latar belakang keindahan alam. Akhirnya nalar kita melanglang buana ke alam bawah sadar yang mampu mengeksplor pesona lahiriah dan batiniah. Ungkap Dede.

Menurut pakar geologi,  Pegunungan Alpen terbagi menjadi 3 wilayah, yaitu Helveticum di utara, Penninicum dan Pegunungan Austro-Alpen di bagian tengah lalu Pegunungan Alpen Selatan di bagian selatan dan sebagian dari Alpen Dinari.

Terakhir Dede berharap konsep pengembangan wisata Indonesia harus berbasis pada keindahan dan kelestarian alam.

" Seluruh warga Indonesia harus digugah kesadaran kolektif nya untuk peduli menjaga alam agar tetap bersih dan lestari. Buang sampah pada tempatnya dan jangan eksploitasi sumber daya alam seenaknya.

Ingatlah bahwa pariwisata bisa menghasilkan devisa tanpa merusak hutan ataupun mengeksploitasi alam besar - besaran. Itulah sebabnya Genppari fokus pada pengembangan wisata Indonesia yang sangat indah dan beragam jenis nya ", pungkas Dede. (*/Df).

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.