SPIRITNEWS.COM INDEPENDEN TERPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: PT. LAZUARDI BUKIT BINTANG NOMOR AHU-0041037.AH.01.TAHUN 2018, PENGESAHAN BADAN HUKUM PERSERO TERBATAS, DITETAPKAN DI JAKARTA 30 AGUSTUS 2018, NOMOR DAFTAR PESEROAN NOMOR AHU-0113857.AH.01.11. TAHUN 2018 TANGGAL 30 AGUSTUS 2018, * SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Pemprov Melalui Dinsos Sulsel Siapkan Posko Pengungsi Kerusuhan Wamena
Pemprov Melalui Dinsos Sulsel Siapkan Posko Pengungsi Kerusuhan Wamena

Pemprov Melalui Dinsos Sulsel Siapkan Posko Pengungsi Kerusuhan Wamena

Foto, Plt Kepala Dinas Sosial Sulsel, Imran Jausi.

Makassar, SpiritNews.com.- Para pengungsi kerusuhan Wamena Papua yang terus berdatangan ke Sulsel, terus difasilitasi langsung oleh Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan dan Kota Makassar serta stakeholder terkait.

Pengungsi tersebut tak hanya berasal dari Sulsel, melainkan dari provinsi lain, seperti yang baru saja tiba yakni pengungsi Wamena asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

Plt Kepala Dinas Sosial Sulsel, Imran Jausi mengatakan sebanyak 250 orang pengungsi NTT tiba di Pelabuhan Soekarno Hatta, Rabu (16/10/2019) dini hari kemarin dengan menggunakan Kapal Pelni Dobon Solo yang selanjutnya para pengungsi NTT ditampung di Posko yang telah disiapkan Dinas Sosial Sulsel.

"Pada hari Rabu sebanyak 250 pengungsi Wamena asal NTT tiba di Makassar dengan menggunakan kapal pelni, kemudian sebanyak 87 orang telah kembali ke NTT sementara sisanya ditampung di posko yang telah disiapkan," ungkap Imran saat ditemui di Kantor Dinas Sosial Sulsel, Rabu (16/10/2019).

Menurutnya, para pengungsi Wamena asal NTT hanya transit di Makassar dan secara bertahap mereka akan kembali ke kampung halamannya mengikuti jadwal kapal yang akan mereka tumpangi.

"Sebenarnya pengungsi Wamena asal NTT hanya transit di Makassar sambil menunggu jadwal kapal mereka, namun pihaknya tetap menjamin kebutuhan para pengungsi NTT maupun daerah lainnya selama masih berada di Sulsel. Bahkan sejumlah donatur telah memberi bantuan, diantaranya Dharma Wanita Sulsel serta Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Lies F Nurdin," jelasnya.

Imran Jausi juga mengaku, pengungsi Wamena asal Sulsel hingga kini juga terus bertambah, bahkan jumlahnya telah mencapai 1600 orang.

"Jumlah pengungsi Wamena asal Sulsel terus bertambah dan hingga saat ini telah mencapai 1.600 orang yang berasal dari 17 kabupaten/kota, diantaranya Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu Timur, Gowa, Takalar, Enrekang, Bone, Palopo, Makassar, Maros dan Jeneponto," terangnya.

"Jumlah pengungsi saat ini diperkiran akan terus bertambah, karena masih banyak warga Sulsel yang ingin pulang dari Wamena, sehingga untuk mengantisipasinya pihaknya melibatkan seluruh Kepala Dinas Sosial kabupaten dan kota se-Sulsel agar penanganan lebih efisien," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Provinsi NTT, Jose Nai Buti menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Sulsel karena telah membantu warganya selama transit di Makassar.

"Warga kami tetap akan kembali ke Wamena, setelah situasi kondusif,"ucapnya.(*).

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.