SPIRITNEWS.COM INDEPENDEN TERPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: PT. LAZUARDI BUKIT BINTANG NOMOR AHU-0041037.AH.01.TAHUN 2018, PENGESAHAN BADAN HUKUM PERSERO TERBATAS, DITETAPKAN DI JAKARTA 30 AGUSTUS 2018, NOMOR DAFTAR PESEROAN NOMOR AHU-0113857.AH.01.11. TAHUN 2018 TANGGAL 30 AGUSTUS 2018, * SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Jaksa Agung Bicara Soal KPK, Singgung Tangani Kasus di Bawah Rp 1 M
Jaksa Agung Bicara Soal KPK, Singgung Tangani Kasus di Bawah Rp 1 M

Jaksa Agung Bicara Soal KPK, Singgung Tangani Kasus di Bawah Rp 1 M

Foto, Jaksa Agung ST Burhanuddin.

JAKARTA, SPIRITNEWS.COM.- Kepala Kejaksaan Agung ST Burhanuddin, menyampaikan siap berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dikatakan pula terutama UU KPK yang baru hasil revisi, Burhanuddin menegaskan jajarannya siap mengusut kasus-kasus korupsi yang tidak ditangani KPK, katanya.

Selain itu, kita harus lebih memperkuat lagi karena (kasus korupsi dengan kerugian negara) Rp 1 miliar ke bawah harus kita yang menangani atau polisi, tutur Burhanuddin di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Minggu (27/10/2019).

Sementara dalam pasal 11 UU KPK baru, yaitu UU Nomor 19 Tahun 2019, memang disebutkan dua syarat kasus korupsi yang ditangani KPK. Berikut isi pasal tersebut.

Pasal 11 UU Nomor 19 Tahun 2019

(1).- Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 huruf e, Komisi Pemberantasan Korupsi berwenang melakukan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi yang:

a.- melibatkan aparat penegak hukum, penyelenggara negara, dan orang lain yang ada kaitannya dengan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh aparat penegak hukum atau penyelenggara negara; dan/atau, b.- menyangkut kerugian negara paling sedikit Rp 1 miliar.

Burhanuddin memastikan akan ada gebrakan baru di Kejaksaan Agung (Kejagung) pada masa kepemimpinannya ini. Dia juga sebelumnya mengaku bebas dari kepentingan politik mana pun.

Diakhir keterangannya "Nanti dulu. Nanti pasti ada gebrakan," ucapnya. (*) Sumber berita detiknews.

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.